Antusias Sambit HUT RI Ke-81, Warga Bara Timur Kota Bima Gelar Lomba Kemerdekaan Lebih Awal
Kota Bima (NTBSatu) – Suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sudah menyelimuti Kampung Bara Timur, Kelurahan Paruga, Kota Bima. Pada awal Agustus ini, para pemuda menyelenggarakan rangkaian perlombaan khas 17-an dengan penuh antusiasme.
Ketua Panitia Lomba, Ady menjelaskan, persiapan kegiatan pesta rakyat ini telah berjalan sejak akhir bulan Juli lalu.
Panitia mengawali kerja keras mereka dengan merancang beragam perlombaan menarik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga kalangan ibu-ibu.
“Kami sudah persiapan ini sebelum bulan Agustus. Dari tanggal 25 Juli, kami sudah mulai adakan rapat pembentukan panitia,” ujarnya pada NTBSatu, Minggu, 2 Agustus 2026.
Inisiatif pelaksanaan lomba dari generasi muda ini membawa angin segar bagi interaksi sosial warga setempat. Panitia mengusung semangat pembaruan demi mempererat kembali tali silaturahmi dan kekompakan antarwarga.
“Kami ini lebih mementingkan kebersamaan. Soalnya masalahnya tahun-tahun kemarin kurang kebersamaan. Jadinya di generasi baru ini, kami mau kebersamaan dan kekompakan untuk memperingati hari kemerdekaan,” tambahnya.
Panitia mengemas sebanyak 11 cabang perlombaan untuk memeriahkan suasana perayaan kemerdekaan tahun ini.
Untuk kategori anak-anak dan dewasa, panitia menggelar 10 jenis permainan tradisional dan ketangkasan khas 17-an. Di antaranya seperti lari kelereng, makan kerupuk, gigit duit, lari karung, serta memasukkan paku ke dalam botol.
Selain itu, ada pula lomba tiup gelas dalam nampan, biskuit muka, corong air, topi kait, dan pukul air, yang dilengkapi dengan kompetisi bulutangkis.
Bawa Semangat Kemerdekaan Lebih Awal
Kemeriahan momen tahunan ini memicu gelora semangat warga di lingkungan Bara Timur. Momen peringatan hari kemerdekaan ini menjadi ajang membakar kembali rasa persatuan dan kegembiraan bersama. “Mumpung sekali setahun, jadi kami semangat 45,” tutur Ady penuh semangat.
Ketika mayoritas lingkungan lainnya masih berada pada tahap perencanaan awal atau menunggu pertengahan bulan Agustus, warga Bara Timur telah menggelegarkan sorak-sorai perlombaan sejak pekan pertama.
Langkah pemicu ini menjadikannya pelopor kemeriahan perayaan pesta kemerdekaan di kawasan Kelurahan Paruga.
Antusiasme ini terlihat nyata dari kepedulian warga yang secara swadaya menghias gang-gang pemukiman dengan pernak-pernik merah putih. Sekaligus meramaikan arena perlombaan setiap sore hari.
Langkah awal ini tidak hanya berhasil menghidupkan suasana perkampungan lebih cepat. Tetapi juga memantik inspirasi bagi kampung-kampung sekitar untuk segera menyusul dalam mengobarkan semangat perayaan hari kemerdekaan. (*)




