DLH Kota Bima Dorong ASN Sadar Sampah
Kota Bima (NTBSatu) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kota Bima mendorong program Bersih, Indah, Sehat, Asri (BISA). Pelakasanaan awal, dari internal Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelum menyasar masyarakat luas.
Langkah ini diambil guna mengubah wajah kota agar lebih tertata, bersih, dan bebas dari tumpukan sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syahrial Nuryadin menyatakan, implementasi program BISA wajib bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kami bagi habis seluruh OPD ke lima kecamatan. Di sana, mereka bersinergi dengan Camat, Lurah, LPM, hingga RT/RW untuk membersihkan wilayah yang telah kita tentukan,” ujar Syahrial pada NTBSatu, Kamis, 18 Juni 2026.
Tak hanya di lapangan, perubahan budaya bersih juga masuk ke ruang-ruang kerja pemerintahan.
Syahrial mengemukakan dua program utama, yaitu Green Meeting dan Ramah DLH (Rabu Amal Sampah).
“Sekarang di kantor-kantor itu setiap rapat tidak boleh lagi ada minuman botol plastik. Semuanya pakai gelas dan wajib bawa tumbler. Untuk makanan juga ndak boleh lagi snack box. Edaran itu sudah berlangsung mulai dari tahun kemarin,” jelasnya.
Ia menambahkan, Setiap hari Rabu, ASN wajib membawa sampah botol plastik dari rumah ke kantor. Bank Sampah Induk akan menimbang, mencatat, dan mengelola sampah tersebut.
Pemkot Bima juga menerapkan sistem reward and punishment. Di akhir tahun, ASN yang paling aktif akan mendapat penghargaan, sementara yang abai akan mendapat evaluasi langsung oleh Wali Kota.
“Seluruh ASN di semua OPD itu setiap hari Rabu wajib bawa sampah botol plastik dari rumah ke kantor masing-masing. Nanti kita catat dan setiap akhir tahun kita beri reward untuk yang jumlah sampahnya paling banyak,” imbuhnya. (*)




