Target 80 CCTV di Kota Bima Terhalang Efisiensi Anggaran
Kota Bima (NTBSatu) – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bima untuk melengkapi wilayahnya dengan 80 titik kamera pengawas (CCTV) harus tertahan pada tahun 2026.
Kebijakan efisiensi anggaran memaksa pemerintah daerah menunda penambahan unit baru, meskipun target akhir belum terpenuhi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima, Muhammad Hasyim mengonfirmasi, pihaknya telah merampungkan pemasangan 20 unit CCTV yang bersumber dari APBD Perubahan 2025.
“Sudah terpasang yang baru juga, yang 20 titik,” kata Hasyim saat memberikan keterangan pada Senin, 20 Juli 2026.
Pemkot Bima menyebar 20 lokasi baru tersebut di sejumlah area vital dan pusat keramaian. Lokasi peruntukannya meliputi Pertigaan Sambinae Panggi, SPBU Amahami, Lawata, PT Pertamina, Wadumbolo, Taman Jenamawa, Ni’u, Jembatan Padolo I, Jembatan Padolo III, Taman Amahami, Pos Kota, Daya Indah, Masjid Al-Muwahiddin, Bolly, SMAN 4 Kota Bima, Pasar Penaraga, Lapangan Pahlawan Raba, Pertigaan Kodo, dan Taman Pasar Raba.
Realisasi proyek tahap ini menambah deretan jaringan pemantau elektronik milik Pemkot Bima dari yang sebelumnya hanya berjumlah 26 unit.
“Yang sebelumnya ada 26 titik. Ditambah yang baru jadi total keseluruhannya sekarang 46 CCTV,” ujar Hasyim menuturkan perincian aset pengawas saat ini.
Ia menjelaskan, pengadaan seluruh perangkat pemantau ini bertujuan utama untuk mengoptimalkan pengawasan wilayah. Sehingga dapat memperlancar arus informasi lalu lintas serta keamanan kota.
“Semua CCTV yang telah terpasang bertujuan untuk memperkuat konektivitas pengawasan dalam kota,” jelas Hasyim.
Kendati pengawasan kota semakin ketat dengan kehadiran 46 kamera aktif, Pemkot Bima terpaksa menghentikan sementara ekspansi menuju target 80 titik pada alokasi APBD 2026.
Terbatasnya anggaran daerah menjadi alasan utama penghentian sementara program tersebut.
“Di 2026 karena efek efisiensi sementara belum ada penambahan CCTV,” pungkas Hasyim.
Kondisi ini membuat Pemkot Bima harus memaksimalkan fungsi 46 CCTV yang sudah beroperasi. Tujuannya untuk menjaga keamanan seluruh sudut kota hingga alokasi anggaran mendatang kembali memungkinkan. (*)




