Lombok TengahPeristiwa

Gemilang Seni Hidupkan Budaya Manggarai di Golo Mori, ITDC Libatkan Warga Lintas Generasi

Lombok Tengah (NTBSatu) – Semangat melestarikan budaya lokal menggema di Golo Mori Convention Center (GMCC), Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu, 1 Agustus 2026. Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pagelaran Gemilang Seni dengan melibatkan puluhan warga dari dua desa.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC melalui The Golo Mori mendukung penuh penyelenggaraan acara tersebut. Dukungan itu hadir lewat penyediaan Teno Amphitheater beserta berbagai fasilitas pendukung.

Pagelaran berlangsung dengan latar panorama matahari terbenam khas Golo Mori. Penonton menikmati beragam kesenian tradisional sepanjang acara.

IKLAN

Mulai dari Tari Kentau, Tari Sirih Pinang, Tari Songke Manggarai, Tari Rangkuk Alu, pembacaan puisi, pidato, hingga pertunjukan teater tampil secara bergantian. Selain itu, seluruh penampilan membawa nuansa budaya khas Manggarai.

Sebanyak 27 warga dari Desa Golo Mori dan Desa Warloka Pesisir ikut ambil bagian. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia. Karena itu, pertunjukan tersebut menunjukkan kolaborasi lintas generasi dalam menjaga warisan budaya.

Sekitar 150 penonton memadati lokasi acara. Mereka terdiri atas masyarakat, wisatawan, pemerintah desa, perwakilan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan, serta sejumlah pemangku kepentingan.

ITDC Dorong Pelestarian Budaya Lokal

General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto mengatakan, kawasan wisata itu tidak hanya berkembang sebagai destinasi pariwisata. Namun, kawasan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat.

“The Golo Mori kami kembangkan bukan hanya sebagai destinasi pariwisata, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui Gemilang Seni, kami ingin memberikan panggung bagi budaya lokal agar tetap hidup, dikenal lebih luas, dan menjadi bagian dari pengalaman yang dirasakan setiap pengunjung,” ujarnya dalam rilis resmi, Minggu 2 Agustus 2026.

Menurutnya, destinasi yang berkelanjutan harus tumbuh bersama masyarakat beserta budayanya.

Sementara itu, Ketua Program Gemilang Seni, Kania Azaliaputri Tofani mengapresiasi dukungan ITDC melalui The Golo Mori. Ia menilai kolaborasi tersebut membuat seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan dari ITDC melalui The Golo Mori sehingga Gemilang Seni dapat terlaksana dengan baik. Semoga kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk terus melestarikan budaya lokal sekaligus mengenalkannya kepada masyarakat luas dan para pengunjung,” katanya.

Gemilang Seni merupakan salah satu program KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 di Kecamatan Komodo. Program tersebut mengangkat seni dan budaya sebagai media pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini mendorong generasi muda agar terus menjaga warisan budaya daerah.

Melalui kolaborasi tersebut, ITDC menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan masyarakat, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan begitu, pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata di kawasan The Golo Mori.(*)

Artikel Terkait