Sewa Stan di Zona A, KSB Boyong Produk UMKM ke MotoGP Mandalika
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumbawa Barat memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memasarkan produk unggulan pada ajang MotoGP Mandalika.
Langkah ini bertujuan mengenalkan olahan lokal Sumbawa Barat kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kepala Dinas Koperindag KSB, Suryaman, mengonfirmasi penempatan lokasi tersebut untuk memaksimalkan daya jangkau promosi. Diskoperindag KSB menyewa dua titik stan di area Premium Grandstand atau Zona A.
Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp50 juta untuk menyewa satu titik stan premium di lokasi strategis tersebut. Pihaknya memprioritaskan ajang internasional ini guna membuka peluang pasar baru bagi produk lokal.
“Area Zona A lebih sesuai untuk mengenalkan produk daerah kepada penonton luar daerah,” kata Suryaman, kepada NTBSatu, Selasa, 6 Oktober 2026.
Tim pendamping beserta rombongan UMKM menjadwalkan keberangkatan menuju lokasi ajang balap pada Kamis hingga Minggu mendatang. Selanjutnya, para pelaku usaha memamerkan ragam produk unggulan seperti kuliner Adlin hingga bakso ikan Ibu Mumino.
“Kita menyewa stan secara mandiri untuk mengejar target promosi yang lebih luas,” ujar Suryaman.
Proses Kurasi Ketat dan Target Promosi Luas
Oleh sebab itu, tim kurasi tingkat provinsi telah menguji seluruh kelayakan produk UMKM sebelum pemberangkatan. Hasilnya, tim seleksi memastikan produk yang lolos memenuhi standar mutu serta selera pengunjung internasional.
Diskoperindag KSB memfasilitasi pemasaran langsung produk kuliner olahan dan kerajinan khas daerah di lokasi acara. Pihaknya meyakini keikutsertaan ini dapat mendongkrak daya saing serta nilai jual produk lokal.
“Produk yang dibawa telah melalui proses penilaian dan kurasi ketat,” terang Suryaman.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat terus berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas pemasaran UMKM daerah. Lebih lanjut, ajang internasional ini menjadi ajang pembuktian kualitas produk lokal di tingkat global.
Dengan demikian, para pelaku UMKM siap menyapa ribuan penonton balap motor dunia dari berbagai penjuru daerah. Promosi gencar ini diharapkan mampu memperluas jejaring bisnis serta meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.
Meskipun demikian, Diskoperindag KSB bakal terus mendampingi para pelaku usaha selama kegiatan pameran berlangsung di Mandalika. Pemerintah daerah optimistis kehadiran produk KSB mampu menyedot perhatian para pengunjung ajang balap.
“Kita berharap keikutsertaan ini membuka akses pasar yang jauh lebih luas,” pungkas Suryaman. (*)




