Sumbawa Barat

Dinas Perikanan KSB Rampungkan Dokumen Topografi KNMP

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Pusat masih memproses penyusunan Rencana Anggaran Biaya untuk kelanjutan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sumbawa Barat. Proyek strategis pada kawasan Poto Tano dan Labuhan Lalar tersebut kini memasuki tahapan perencanaan kementerian.

Dinas Perikanan Sumbawa Barat menyerahkan seluruh kendali pelaksanaan fisik kepada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Pihak kementerian mengelola penuh jadwal eksekusi hingga penentuan seluruh instrumen pelaksanaan proyek infrastruktur kelautan ini.

Kepala Dinas Perikanan Sumbawa Barat, Agus Purnawan S.Pi., M.M. menjelaskan, posisi daerah yang aktif mengawal tahapan dari pusat.

IKLAN

“Perencanaan semua itu ada di kementerian, sekarang masih tahap perencanaan penyusunan RAB,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 24 Juni 2026.

Pihak dinas menjelaskan, penentuan waktu pasti pelaksanaan pembangunan fisik fasilitas nelayan mengikuti regulasi pusat. Kondisi ini berjalan karena pemerintah pusat memegang otoritas penuh terhadap realisasi anggaran komoditas maritim.

Agus juga menekankan, instansinya terus menjalin komunikasi guna menerima informasi terbaru mengenai perkembangan proyek Kampung Nelayan Merah Putih.

IKLAN

“Kami tidak bisa memprediksi rampungnya kapan karena ini kan proyek kementerian,” tambahnya.

Lokasi Pembangunan Telah Siap

Pemerintah daerah mendukung kementerian saat mereka membutuhkan data pendukung mengenai standar satuan harga. Hubungan kerja antara kedua belah pihak sejauh ini berjalan sinergis pada pemenuhan kebutuhan administrasi.

Tim teknis sebelumnya telah menuntaskan survei topografi awal guna memetakan kelayakan geografis pada lahan hibah siap bangun. Hasil data lapangan tersebut menjadi basis utama pihak kementerian dalam menyusun dokumen desain perencanaan kawasan secara matang.

Para nelayan pada dua desa tersebut menyambut baik program penataan infrastruktur pendukung maritim ini. Pihak daerah terus berupaya memfasilitasi setiap proses komunikasi guna menyukseskan agenda pembangunan nasional.

Sembari menunggu keputusan pusat, pihak dinas tetap mengimbau masyarakat pesisir untuk mempersiapkan diri. Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh lahan hibah untuk kebutuhan lokasi pembangunan sudah berstatus siap.

Agus menegaskan, kembali komitmen jajarannya untuk selalu kooperatif menyambut setiap tahapan program dari kementerian.

“Tugas utama kami adalah menyiapkan kelengkapan administrasi dan mendukung penuh setiap tahapan program,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait