11 Ketua TP PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD Kecamatan di Sumbawa Resmi Dilantik
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, melantik dan mengukuhkan 11 Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, serta Bunda PAUD tingkat kecamatan, Rabu, 24 Juni 2026.
Pelantikan tersebut sekaligus memperkuat peran organisasi perempuan dalam mendorong pemberdayaan keluarga, peningkatan layanan kesehatan masyarakat, serta penguatan pendidikan anak usia dini hingga tingkat kecamatan.
Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot menegaskan, amanah yang kini melekat pada para ketua bukan sekadar jabatan organisasi. Menurutnya, tanggung jawab tersebut berkaitan langsung dengan upaya mencetak generasi berkualitas dan memperkuat ketahanan keluarga.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial. Ini amanah pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Bupati Jarot, Rabu 24 Juni 2026.
Ia menilai, pembangunan daerah tidak cukup bertumpu pada infrastruktur semata. Lebih dari itu, pembangunan sumber daya manusia harus bermula dari keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.
“Pembangunan karakter generasi penerus harus bermula dari keluarga,” ujarnya.
Karena itu, ia menempatkan peran ibu sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak sekaligus penjaga ketahanan keluarga.
“Sentuhan dan keteladanan seorang ibu memiliki pengaruh besar dalam membentuk kepribadian anak dan ketahanan keluarga,” katanya.
Lebih lanjut, Jarot meminta para ketua yang baru mengemban amanah agar aktif menjangkau masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan PKK, Posyandu, dan PAUD harus benar-benar hadir menjawab kebutuhan warga.
“Kunjungi keluarga yang membutuhkan perhatian. Perhatikan ibu hamil, anak-anak, serta masyarakat yang memerlukan pendampingan,” pesannya.
Selain itu, Jarot mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak tercermin dari banyaknya agenda atau kegiatan. Ukuran utama keberhasilan, menurutnya, terletak pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Keberhasilan PKK dan Posyandu bukan terletak pada jumlah kegiatan, melainkan sejauh mana manfaatnya sampai kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat tangguh. Pada akhirnya, kondisi tersebut menjadi fondasi penting menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.
Pentingnya Kolaborasi
Pada kesempatan yang sama, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menekankan pentingnya kolaborasi antara PKK, Posyandu, dan PAUD sebagai satu kesatuan gerakan pembangunan manusia sejak usia dini.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan. Amanah ini merupakan tanggung jawab untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ida Fitria, ketiga lembaga tersebut memiliki keterkaitan yang sangat erat. Keluarga yang kuat akan melahirkan anak-anak yang sehat, sementara anak yang sehat akan lebih siap mengikuti proses pendidikan.
”Ketika keluarga kuat, anak-anak tumbuh sehat. Ketika anak-anak sehat, proses belajar menjadi lebih optimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan anak usia dini akan menentukan kualitas generasi masa depan Kabupaten Sumbawa.
“Ketika PAUD berjalan baik, generasi yang lebih berkualitas sedang kita siapkan untuk masa depan Sumbawa,” tambahnya.
Ida Fitria mengajak seluruh ketua kecamatan agar menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga serta memperluas manfaat program hingga tingkat masyarakat paling bawah.
“Keberhasilan PKK, Posyandu, dan PAUD tidak ditentukan oleh banyaknya program, tetapi oleh besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Adapun 11 kecamatan yang kini memiliki Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, dan Bunda PAUD baru meliputi Kecamatan Sumbawa, Moyo Utara, Labuhan Badas, Alas, Alas Barat, Lopok, Maronge, Plampang, Labangka, Moyo Hulu, dan Orong Telu. (*)




