NTBPemerintahan

Proyek Kolam Retensi Kota Bima Resmi Dimulai

Kota Bima (NTBSatu)Pemerintah Kota (Pemkot) Bima resmi memulai pembangunan infrastruktur pengendalian banjir strategis melalui groundbreaking Kolam Retensi Amahami dan Taman Dae La Kosa.

Proyek ini mencakup dua unit kolam retensi di kawasan Amahami dengan kapasitas tampung mencapai 15.200 meter persegi.

Infrastruktur ini tidak hanya berfungsi menampung luapan air, tetapi juga terproyeksi menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), mendukung konservasi air, serta menghadirkan ruang rekreasi publik bagi masyarakat.

IKLAN

Wali Kota Bima, H. A. Rahman menjelaskan, terwujudnya proyek ini merupakan hasil kesinambungan pembangunan lintas periode kepemimpinan. 

Seluruh tahapan berjalan melalui perencanaan matang, kajian teknis mendalam, hingga koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. 

Kerja sama solid seluruh pihak menjadi kunci utama proyek vital ini bermula. “Banjir merupakan salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi di Kota Bima. Oleh karena itu, upaya mitigasi tidak dapat kita lakukan secara parsial,” jelasnya

Rahman menambahkan, penanganan banjir memerlukan pendekatan yang komprehensif. “Harus melalui pembangunan infrastruktur yang terencana, berbasis kajian ilmiah. Juga tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan,” imbuhnya.

Rahman mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mengawal dan mendukung penuh proses konstruksi. 

Seluruh tahapan telah melalui analisis teknis, kajian hidrologi, serta kajian lingkungan yang matang demi menekan risiko banjir secara signifikan sekaligus menata kawasan kota agar lebih hijau dan asri.

Sementara itu, Kolam Retensi Dae Lakosa tampungan penuh sebesar 37.616 m³ (berdasarkan hasil review desain optimalisasi) atau kapasitas efektif sekitar 15.240 m³ dengan kapasitas tampungan mati sebesar 555 m³. 

Hadirkan Ruang Publik Baru yang Nyaman

Sebelumnya, Rahman memberikan instruksi pada Dinas PUPR, untuk terus berkoordinasi dengan pihak NUFReP. Tujuannya, agar progres pekerjaan dapat dipantau langsung oleh pemerintah daerah. 

Ia berharap proyek tersebut mampu menghadirkan ruang publik baru yang nyaman bagi masyarakat. “Mari kita jaga komitmen bersama agar pembangunan ini berjalan dengan baik,” katanya.

Pemkot Bima terus memperkuat kemitraan strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun infrastruktur berkelanjutan di Kota Bima.

Rahman berharap, proyek ini dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan tepat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. (*)

Artikel Terkait