Olahraga

Marquez dan Pembalap Indonesia Siap Taklukkan Sirkuit Mandalika

Mataram (NTBSatu) – Sirkuit Pertamina Mandalika siap kembali menyajikan persaingan sengit dan kejutan dari para pembalap dunia.

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memprediksi balapan akan berlangsung sulit ditebak karena karakter lintasannya yang dinamis konsisten melahirkan juara baru setiap tahun.

Chairman MotoGP Mandalika, Troy Reza Warokka, mengonfirmasi bahwa pengelola mempertahankan karakter lintasan serta layout tikungan sirkuit.

Oleh karena itu, Troy menyebut keberhasilan menaklukkan Sirkuit Mandalika sepenuhnya bergantung pada strategi dan kesiapan masing-masing pembalap.

“Mandalika selalu unpredictable dan tidak pernah melahirkan juara yang sama setiap tahunnya. Soal rekor Marquez, hal itu kembali ke individu pembalapnya. Dia tentu belajar dan mengevaluasi pengalaman dua tahun terakhir agar bisa naik podium,” ujar Troy, Rabu 7 Oktober 2026.

Tantangan Rekor Marc Marquez

Di sisi lain, sorotan utama menjelang balapan tertuju pada juara dunia Marc Marquez. Pembalap bernomor 93 ini memiliki catatan kelam karena belum pernah menyentuh garis finish di balapan utama Mandalika sejak 2022.

Meski demikian, Troy menilai rekor buruk tersebut justru memicu Marquez untuk mengevaluasi performanya demi meraih poin maksimal musim ini.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karakter unik Sirkuit Mandalika terus memotivasi seluruh pembalap dunia untuk mencatatkan nama mereka sebagai pemenang baru. Kondisi ini menjanjikan persaingan ketat hingga lap terakhir.

Menanggapi hal tersebut, Marquez menegaskan kesiapannya untuk tampil maksimal dan mengincar hasil terbaik akhir pekan ini.

Meskipun kerap menghadapi kendala teknis dan kegagalan pada edisi lalu, ia tetap optimistis dapat mematahkan tren negatif tersebut.

“Sejak 2022, saya memang belum pernah menyentuh garis finis pada balapan utama hari Minggu di Mandalika. Tetapi saya berharap dan berdoa tahun ini situasinya akan berbeda. Mohon doanya untuk saya dan tim, kami akan berjuang memberikan yang terbaik,” jelas Marquez.

Harapan Besar untuk Pembalap Indonesia

Selain menanti aksi para bintang dunia, publik tanah air juga menaruh harapan besar pada pembalap muda Indonesia, seperti Veda Ega Pratama dan Mario Aji. Kehadiran mereka di lintasan diharapkan mampu memberikan kejutan sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di podium.

Troy menambahkan bahwa dukungan masyarakat mencakup seluruh kelas balapan, mulai dari Moto3, Moto2, hingga kelas utama MotoGP.

Selain itu, ia memastikan seluruh sarana lintasan kini berada dalam kondisi prima untuk menggelar balapan yang aman, adil, dan kompetitif.

“Kami sangat berharap pembalap Indonesia bisa menembus posisi tiga besar dan naik podium. Kita punya potensi di berbagai kelas balapan, jadi mari kita doakan bersama agar pembalap kita meraih hasil terbaik,” tutur Troy.

Senada dengan harapan tersebut, Mario Aji mengungkapkan bahwa balapan di kandang sendiri memberikan motivasi ekstra.

Ia berharap masyarakat Indonesia terus memberikan doa dan dukungan agar seluruh rangkaian balapan berjalan lancar serta menghasilkan poin optimal.

Mengenai tantangan sirkuit, Mario mengaku siap menghadapi persaingan ketat di lintasan. Menurutnya, setiap trek memiliki tingkat kesulitan tersendiri, namun persiapan matang dan dukungan publik menjadi modal utamanya.

“Kami punya perasaan bangga tersendiri dan ingin memberikan yang terbaik pastinya di sepanjang akhir pekan,” Tutur Mario. (*)

Artikel Terkait