Rp12,9 Miliar Anggaran Desa Berdaya Pemprov NTB Sudah Masuk ke Rekening 43 Desa
Mataram (NTBSatu) – Pemprov NTB sudah mencairkan sebesar Rp12,9 miliar anggaran untuk program Desa Berdaya. Anggaran tersebut disalurkan ke 43 desa penerima manfaat.
“Hingga awal Agustus 2026, pencairan dana program Desa Berdaya Tematik telah mencapai Rp12,9 miliar untuk 43 desa,” kata Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia mengatakan, setiap desa menerima alokasi sebesar Rp300 juta. Meski dana itu sudah masuk ke rekening desa, namun belum dapat dibelanjakan. Alasannya, karena harus melalui proses pembahasan di Musyawarah Desa (Musdes) terlebih dahulu sebagai syarat penggunaan anggaran.
“43 desa sudah cair, tetapi belum bisa mereka gunakan karena belum Musdes. Duitnya sudah masuk, tinggal mereka Musdes dan proses. Kalau belanja Rp300 juta mungkin tidak butuh waktu lama,” ujarnya.
Nelly menjelaskan, desa yang telah menerima dana Desa Berdaya itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTB. Khusus untuk kelurahan, mekanisme penyalurannya berbeda karena dana terlebih dahulu masuk ke kas pemerintah daerah sebelum diteruskan ke masing-masing kelurahan.
Target Penyaluran 257 Desa
Ia menegaskan, target penyaluran tahun 2026 sebanyak 257 desa penerima Program Desa Berdaya Tematik. Ia optimis target pencairan tersebut dapat terealisasikan sesuai jadwal.
“Target tahun ini 257 desa. Bisa tercapai karena memang harus kita cairkan. Yang membuat proses melambat saat ini adalah proposal dari desa belum sesuai dan mereka belum mengajukannya,” tuturnya.
Di sisi lain, Nelly menegaskan pemerintah desa harus menyusun proposal tersebut secara matang dan tidak sekadar menyalin dokumen dari desa lain. Sebab, Pemprov akan memverifikasi seluruh dokumen sebelum pencairan.
“Proposalnya harus benar-benar pas, bukan asal copy paste, bikin RAB asal-asalan. Harus jelas karena yang memeriksa adalah dinas teknis,” tandasnya.
Sebelumnya, Pemprov NTB mengalokasikan anggaran sekitar Rp128 miliar untuk Program Desa Berdaya Tematik pada 2026.
Program unggulan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Damayanti Putri itu menyasar 257 desa dengan bantuan masing-masing Rp300 juta. Program ini untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terutama melalui sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan potensi unggulan desa lainnya. (*)




