Kota MataramTak Berkategori

Pagesangan Barat akan Jadi Lokus Perdana Program Jumat Bersih Kecamatan Mataram

Mataram (NTBSatu)Kelurahan Pagesangan Barat menyambut positif dan mengapresiasi penuh program Jumat Bersih yang dicanangkan oleh Camat Mataram. Kelurahan ini resmi menjadi lokus perdana atau wilayah percontohan pertama dalam pelaksanaan gerakan kebersihan massal tersebut.

Lurah Pagesangan Barat, Putri Aydul Sakinah, menegaskan komitmen jajarannya untuk mengawal program ini secara total.

Menurutnya, inisiatif kebersihan yang digagas oleh tingkat kecamatan harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh lapisan struktur pemerintahan di bawahnya serta masyarakat luas.

IKLAN

“Kami pemerintah Kelurahan Pagesangan Barat sangat menyambut positif dan juga mengapresiasi atas program Bapak Camat ini, tentunya kita dukung bersama,” ujarnya pada NTBSatu, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia menekankan, kesuksesan program Jumat Bersih ini bertumpu pada kolaborasi aktif seluruh elemen, bukan hanya menjadi beban kerja aparatur kelurahan belaka.

Pihaknya bergerak cepat merangkul seluruh perangkat lingkungan agar gerakan gotong royong ini berjalan masif dan inklusif.

IKLAN

“Pada hari Jumat nanti, kami bekerja sama dengan seluruh elemen ya. Jadi jangan sampai pelaksanaan gotong royong ini justru yang hanya pemerintah saja atau hanya kami di staf kelurahan saja,” ucap Putri.

Lebih lanjut, ia mengharapkan gerakan perdana ini mampu memantik partisipasi nyata dari kelompok pemuda, kepala lingkungan (kaling), pengurus RT, hingga satuan Linmas.

“Harapannya, kita bisa mengajak semua elemen yang ada di masyarakat. Dari tokoh pemuda, mulai dari kaling, RT, Linmas, dan lain-lainnya, sehingga kita semua itu bisa sama-sama gotong royong,” tambahnya.

Menjaga Konsistensi di Tingkat Akar Rumput

Untuk menjaga konsistensi di tingkat akar rumput, Putri menyiapkan strategi jangka panjang.

“Saya juga sepakat dengan Pak Camat. Kita akan melakukan pendekatan persuasif. Semakin sering kita turun, semakin sering kita ada di hadapan masyarakat, tentu saya pribadi merasa masyarakat akan segan,” tuturnya.

Ia meyakini kehadiran fisik para pemimpin di tengah pemukiman warga secara berkala akan memberikan dampak psikologis positif.

“Artinya, kita akan terus ikhtiar melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat. Baik himbauan, maupun sering turun ke masyarakat sekadar melihat kondisi di sekitaran lingkungan,” urainya.

Putri optimistis, konsistensi akan membuahkan hasil signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

“Dengan sendirinya juga, masyarakat akan memiliki sedikit kesadaran atau sedikit segan gitu untuk membuang sampah. Karena sering turun, jadi pasti ada sedikit rasa takutnya. Artinya kita juga harus terus hadir di depan masyarakat,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait

Back to top button