OlahragaSumbawa

Bupati Sumbawa Bidik Atlet Bulutangkis Tembus Kompetisi Internasional

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mendorong pembinaan atlet bulutangkis sejak usia dini agar mampu bersaing hingga tingkat internasional. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyiapkan kompetisi berjenjang dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) untuk mengembangkan potensi atlet muda, ujarnya saat membuka Turnamen Badminton GNR CUP I Tahun 2026 di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Jarot menilai pembinaan sejak dini menjadi kunci untuk membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan. Melalui kompetisi di setiap jenjang pendidikan, atlet dapat mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding sebelum menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

“Kita akan melakukan pertandingan mulai dari anak-anak SD dan SMP. Puncak prestasi anak-anak itu harus dari sekarang. Ketika di tingkat SMP mereka sudah mulai matang, maka di tingkat SMA mereka bisa mengikuti berbagai kejuaraan, baik lokal, regional, nasional, bahkan kalau bisa sampai internasional dengan membawa nama Sumbawa,” ujarnya.

PBSI Sumbawa Raih Tiga Medali Emas

Pembinaan tersebut mendapat dorongan dari capaian Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumbawa yang meraih tiga medali emas dalam kejuaraan di Mataram. Jarot mengapresiasi hasil tersebut karena menjadi capaian penting bagi perkembangan bulutangkis daerah.

“Alhamdulillah, saya mengapresiasi PBSI Kabupaten Sumbawa yang saat ini telah mencapai prestasi yang lebih baik dari sebelumnya. Kemarin, saat mengikuti pertandingan di Mataram, alhamdulillah kita berhasil mendapatkan tiga medali emas. Ini luar biasa, karena sebelumnya belum pernah mendapatkan hasil seperti ini,” ungkapnya.

Untuk menjaga perkembangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong penyelenggaraan kompetisi seperti Gubernur Cup dan Bupati Cup. Ajang itu dapat menjadi ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Jarot menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menumbuhkan minat olahraga. Menurutnya, orang tua dapat mengenalkan aktivitas fisik kepada anak melalui kebiasaan sederhana di rumah.

“Kalau ibu bapaknya hobi bulutangkis, insyaallah anaknya juga akan diajarkan bulutangkis. Kalau di rumah tersedia raket dan perlengkapan olahraga, anak-anak bisa mulai belajar sejak dini. Karena itu, pertandingan anak-anak dan orang dewasa perlu dikombinasikan untuk membangkitkan semangat generasi kita agar gemar berolahraga, khususnya bulutangkis,” jelasnya.

Jarot juga mengajak orang tua mengarahkan anak menekuni setidaknya satu cabang olahraga, seperti bulutangkis, sepak bola, bola voli, bola basket, tenis meja, atau karate. Selain membuka peluang prestasi, kebiasaan tersebut membantu menjaga kebugaran dan mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan.

GNR CUP Buka Ruang bagi Atlet Muda

Turnamen GNR CUP I Tahun 2026 yang digelar PB GNR Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan minat dan kemampuan bermain bulutangkis. Kegiatan di Gedung Serbaguna Desa Nijang itu juga bertepatan dengan pelantikan pengurus PBSI Kecamatan Unter Iwes.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, Ketua Tim Bupati, kepala desa dan kepala desa terpilih, pengurus PBSI, atlet, orang tua, sponsor, serta masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut.

Jarot mengingatkan para peserta agar menjaga sportivitas selama pertandingan. Ia berharap kompetisi seperti GNR CUP dapat memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi bulutangkis Sumbawa di tingkat Nusa Tenggara Barat maupun nasional.

Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan keluarga, Sumbawa diharapkan mampu melahirkan atlet muda yang siap bersaing di berbagai kejuaraan. (*)

Artikel Terkait