Indonesia-Mesir Perkuat Kemitraan Strategis Investasi hingga Perdagangan
Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari ini, Minggu, 11 Oktober 2026.
Kunjungan kenegaraan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang prioritas kedua negara.
Selain itu, pertemuan ini melanjutkan rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Mesir pada 18 Desember 2024, 12 April 2025, dan 13 Oktober 2025.
“Memperkuat Kemitraan Strategis melalui kerja sama yang sejalan dengan prioritas Pemerintah Indonesia. Terutama di bidang perdagangan dan investasi, sosial budaya, pendidikan. Serta upaya mewujudkan perdamaian dunia,” tulis Badan Komunikasi Pemerintah RI dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 11 Oktober 2026.
Pemerintah menegaskan pentingnya Mesir dalam sejarah Indonesia karena negara itu pertama kali mengakui kemerdekaan Republik Indonesia.
Indonesia dan Mesir telah lama menjalin hubungan diplomatik dengan cakupan kerja sama luas. Mulai dari politik, perdagangan, pendidikan, pertahanan, hingga kebudayaan dan forum regional.
“Pada 12 April 2025, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Abdel Fattah El-Sisi menetapkan Kemitraan Strategis Indonesia-Mesir melalui penandatanganan Joint Declaration on Strategic Partnership. Kerangka ini ditujukan untuk memperdalam kerja sama dan menerjemahkan prioritas bersama ke dalam hasil yang konkret,” papar Bakom.
Selain hubungan bilateral, kedua negara juga bertindak sebagai pendiri kelompok Developing Eight (D-8) yang dibentuk sejak 1997.
Kepemimpinan Indonesia dalam D-8 periode 2026–2027 berpeluang mempercepat kerja sama ekonomi dan memperkuat suara negara-negara berkembang di panggung internasional. (04)




