Heri Iskan Bawa Gagasan Anak Muda di Pilkades Montong Are
Lombok Barat (NTBSatu) – Heri Iskan maju sebagai calon Kepala Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, dengan membawa gagasan kepemimpinan generasi muda. Pemuda berusia 39 tahun itu menawarkan kolaborasi sebagai konsep utama pemerintahannya. Ia menilai desa membutuhkan gagasan baru untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“Kita sebagai anak muda, terutama anak muda di Montong Are, sangat dibutuhkan sebagai pemikiran,” kata Heri, Rabu, 7 Oktober 2026, usai mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa di kantor desa Montong Are.
Menurutnya, kondisi keuangan desa saat ini membutuhkan kreativitas dalam mengembangkan potensi masyarakat. Ia ingin energi generasi muda masuk dalam proses pembangunan desa.
Heri juga membawa pengalaman organisasi sebagai modal dalam pencalonannya. Ia mengaku masih aktif sebagai Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Barat.
Ia juga menjabat Wakil Ketua III Pemuda Pancasila Lombok Barat. Selain itu, Heri aktif dalam kegiatan Karang Taruna dan sejumlah asosiasi usaha. Pengalaman tersebut menurutnya menjadi bekal untuk membangun jejaring hingga tingkat desa.
Usung Konsep “Teberiuk”
Heri mengusung konsep “Teberiuk” atau “Bersama- sama” dalam pencalonannya di Montong Are. Konsep tersebut ia maknai sebagai semangat untuk bekerja bersama. Menurut Heri, kepala desa tidak mungkin menyelesaikan seluruh persoalan seorang diri.
“Tidak ada aku, tapi ada kita, jadi kita bersama-sama,” ujarnya.
Ia ingin menerapkan pola kepemimpinan kolektif dan kolegial. Heri menyebut BPD dan unsur masyarakat akan menjadi bagian dalam pengambilan keputusan.
Menurutnya, kolaborasi dapat memperkuat pengelolaan pemerintahan desa. Ia juga berharap anak muda Montong Are ikut mengambil peran dalam pembangunan.
“Kita sama-sama mengembangkan dan membangun desa kita ini,” katanya.
Dukungan Besar Dari Warga
Pencalonan Heri mendapat dukungan yang terlihat saat ia mendaftarkan diri ke kantor desa. Pendukungnya menggunakan musik “kecimol” untuk mengawalnya. Heri menyebut pihaknya mengajukan izin keramaian untuk sekitar 500 hingga 1.000 orang.
Ia menyebut partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut cukup besar. Kegiatan itu berlangsung pada momentum terakhir kampanyenya. Heri mengatakan pihaknya ingin menghadirkan hiburan dan kegembiraan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat ini luar biasa,” ujarnya.
Heri sebelumnya aktif sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem Lombok Barat. Ia menyebut pengalaman tersebut ikut membentuk kemampuan membangun jaringan politik.
Pada periode tersebut, NasDem Lombok Barat memperoleh lima kursi di DPRD. Kini, ia menyebut Nasdem berada sebagai Wakil Ketua I di DPRD Lobar.
“Dari Lombok Barat kita bisa berkontribusi sampai ke tingkat desa,” katanya.
Bagi Heri, tantangan terbesar desa terletak pada kemampuan mengolah sumber daya yang tersedia. Ia menilai keterbatasan anggaran tidak boleh mematikan kreativitas pemerintah desa.
Karena itu, ia menawarkan kolaborasi sebagai jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)




