Krisis SDM, Dinsos Kota Bima Beri Perhatian Khusus Pada Panti Nurul Mubin
Kota Bima (NTBSatu) – Berdiri di lokasi yang sangat strategis dengan bangunan fisik yang terbilang memadai, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Mubin di Kota Bima justru menyimpan persoalan ironis. Panti asuhan ini terancam telantar akibat krisis sumber daya manusia dan kondisi lingkungan yang tak terawat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Rusdhan menyatakan, pantauan di lapangan menunjukkan potensi besar fisik bangunan LKSA Nurul Mubin belum sebanding dengan kualitas pengelolaan di dalamnya.
Panti asuhan ini mengalami kekosongan relawan maupun tenaga kesejahteraan sosial (TKS). Hal tersebut berdampak pada kebersihan dan kenyamanan tempat tinggal para anak asuh.
Kondisi memprihatinkan tersebut menempatkan LKSA Nurul Mubin sebagai salah satu panti asuhan yang masuk dalam daftar merah intervensi khusus Pemerintah Kota Bima.
Rusdhan membenarkan panti asuhan tersebut membutuhkan perhatian darurat. Pihaknya tak ingin aset bangunan yang sudah bagus tersebut menjadi terbengkalai dan menurunkan kualitas hidup anak-anak di dalamnya.
“LKSA Nurul Mubin ini sebenarnya memiliki potensi luar biasa. Bangunannya sudah memadai dan lokasinya sangat strategis. Namun, masalah utamanya adalah mereka sama sekali tidak memiliki relawan atau tenaga pengasuh. Akibatnya, kondisi panti sangat tidak terawat dan kurang nyaman untuk ditempati anak-anak,” ungkap Rusdhan saat memberikan keterangan, Senin, 14 September 2026.
Siapkan Pendampingan
Rusdhan menjelaskan, guna menyelamatkan panti tersebut, Dinas Sosial Kota Bima langsung mengambil langkah cepat dengan menyiapkan skema pendampingan intensif. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menerjunkan tenaga sosial serta membenahi tata kelola lingkungan panti.
“Kami tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Dinas Sosial saat ini menyiapkan langkah intervensi dengan memetakan kebutuhan tenaga pendamping dan menyusun langkah rehabilitasi tata kelola. Kami ingin mengembalikan fungsi panti ini menjadi rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi anak asuh,” tegas Rusdhan.
Melalui intervensi ini, Dinas Sosial Kota Bima berharap LKSA Nurul Mubin dapat segera bangkit dari keterpurukan manajemen. Sehingga fisik bangunan yang megah dapat berbanding lurus dengan pelayanan pengasuhan yang berkualitas bagi anak-anak yang membutuhkan. (*)




