Bupati Jarot Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Tangani Permukiman Kumuh di Sumbawa
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menangani permukiman kumuh secara terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
Bupati Jarot menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia di Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan permukiman kumuh. Koordinasi tersebut juga mendorong pemerintah menyelaraskan kebijakan dan program agar penanganannya berjalan lebih terpadu.
Bagi Kabupaten Sumbawa, penanganan permukiman kumuh tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat mendapatkan lingkungan tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak.
Upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan koordinasi yang kuat, pemerintah dapat mendorong penanganan permukiman kumuh yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah.
Penanganan Kumuh Tidak Hanya Soal Infrastruktur
Bupati Jarot mengatakan, penanganan permukiman kumuh harus secara terpadu dan berkelanjutan. Pemerintah perlu memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan penanganan permukiman kumuh yang terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Bupati Jarot, pemerintah tidak cukup hanya membangun dan memperbaiki infrastruktur. Pemerintah juga harus memperhatikan kondisi lingkungan tempat masyarakat tinggal agar pembangunan memberikan dampak terhadap kualitas kehidupan.
Lingkungan yang sehat, aman, dan layak menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, penanganan permukiman kumuh perlu menggabungkan pembangunan infrastruktur dengan upaya peningkatan kualitas lingkungan.
“Ikhtiar ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang sehat, aman, layak, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat dalam menangani permukiman kumuh. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat upaya pemerintah dalam menghadirkan kawasan permukiman yang lebih tertata dan layak.
Forum koordinasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah pemerintah dalam menangani persoalan permukiman kumuh. Pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat kerja sama agar program penanganan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Bagi Kabupaten Sumbawa, upaya tersebut menjadi bagian dari pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pemerintah tidak hanya berupaya memperbaiki kawasan permukiman, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung masyarakat untuk hidup lebih sehat, aman, dan layak. (*)




