Ekonomi BisnisNTB

Empat Daerah di NTB Masuk Wilayah dengan Ekonomi Terbesar di Nusra-Maluku-Papua

Mataram (NTBSatu) – Empat kabupaten dan kota di Provinsi NTB mengukuhkan posisinya dalam jajaran sepuluh besar daerah dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar di kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua sepanjang tahun 2025.

Capaian positif ini mempertegas peran strategis NTB sebagai salah satu pilar utama penggerak roda perekonomian di kawasan timur Indonesia.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang terangkum dalam laporan GoodStats, Kabupaten Sumbawa Barat memimpin capaian NTB dengan menempati peringkat kelima di tingkat regional. Kabupaten tersebut mencatatkan nilai PDRB sebesar Rp37,3 triliun.

IKLAN

Tiga daerah lain di NTB juga mencetak prestasi ekonomi yang solid dan berhasil menembus daftar papan atas tersebut. Kabupaten Lombok Timur mengamankan peringkat kedelapan dengan capaian PDRB sebesar Rp28,2 triliun. Kota Mataram menyusul di posisi kesembilan dengan nilai PDRB Rp26,1 triliun.

Sementara Kabupaten Lombok Tengah melengkapi keberhasilan NTB di peringkat ke-10 dengan PDRB sebesar Rp24,2 triliun.

Sektor Pendorong Utama

Tingginya nilai PDRB Kabupaten Sumbawa Barat berbanding lurus dengan pesatnya aktivitas industri ekstraktif dan pengolahan sumber daya alam yang berlangsung di wilayah tersebut.

IKLAN

Sektor komoditas unggulan ini terbukti efektif mengakselerasi kapasitas ekonomi daerah hingga mampu bersaing kuat di tingkat regional.

Kondisi serupa turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah-daerah papan atas lainnya di kawasan Nusra-Maluku-Papua. Kabupaten Mimika menempati posisi puncak secara regional dengan PDRB mencapai Rp131,1 triliun. Selanjutnya, Teluk Bintuni sebesar Rp57,2 triliun, Halmahera Tengah sebesar Rp55 triliun, dan Kota Jayapura sebesar Rp42,2 triliun.

Sementara itu, Kota Kupang menempati posisi keenam dengan nilai Rp33,5 triliun dan Halmahera Selatan berada di posisi ketujuh dengan capaian Rp30,8 triliun.

Laporan BPS mencatat kontribusi nyata dari sektor-sektor penopang ekonomi tersebut secara tertulis.

Besarnya ekonomi sejumlah daerah teratas berkaitan erat dengan aktivitas pertambangan dan pengolahan sumber daya alam. Seperti di Mimika, Teluk Bintuni, Halmahera Tengah, dan Sumbawa Barat.

Kontribusi Bagi Perekonomian Regional

Capaian empat daerah di NTB memberikan kontribusi nyata terhadap total output Produk Domestik Regional Bruto di kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Secara akumulatif, sebanyak 95 kabupaten dan kota di kawasan ini menghasilkan total PDRB sebesar Rp982 triliun sepanjang tahun 2025.

Masuknya Sumbawa Barat, Lombok Timur, Kota Mataram, dan Lombok Tengah dalam jajaran teratas membuktikan potensi besar NTB dalam menjaga stabilitas serta memacu pertumbuhan ekonomi kawasan.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi landasan yang sangat kuat bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi sektor-sektor unggulan lainnya secara berkelanjutan di masa depan. (*)

Artikel Terkait