AdvertorialPendidikan

Rektor Unram Minta Pegawai Tak Sekadar Bekerja, tapi Memberi Manfaat

Mataram (NTBSatu) – Rektor Universitas Mataram (Unram), Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. menekankan pentingnya profesionalisme dan budaya melayani bagi seluruh pegawai.

Pesan tersebut ia sampaikan saat memimpin upacara rutin Senin, 7 September 2026, di Lapangan Rektorat Unram.

Menurut Sukardi, upacara Senin bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran untuk mengingat kembali tujuan bekerja dan makna pengabdian.

IKLAN

“Upacara setiap Senin bukanlah sebuah rutinitas, tetapi momentum untuk kita bertanya, untuk apa kita bekerja dan kepada siapa kita mengabdi,” ujarnya.

Sukardi menjelaskan, tugas setiap pegawai mencakup pemberian layanan terbaik kepada mahasiswa, dosen, masyarakat, serta institusi. Karena itu, budaya melayani perlu tumbuh sebagai karakter bersama.

Ia juga meminta pegawai tidak menjadikan aturan sebagai alasan untuk menghindari tanggung jawab. Setiap persoalan perlu mendapat arahan menuju pihak yang memiliki kewenangan agar solusi tetap berjalan.

IKLAN

“Jangan sampai karena bukan kewenangan kita, kita sampai mengatakan ini bukan bagian saya. Arahkan kepada orang yang tepat untuk menyelesaikannya,” tegasnya.

Sukardi menilai, profesionalisme tidak hanya terlihat dari jumlah pekerjaan yang selesai. Kemampuan membantu orang lain juga menjadi bagian penting dalam mengukur kualitas kerja.

Ia menekankan peran pimpinan sebagai contoh bagi staf. Sikap disiplin, ramah, dan responsif perlu lebih dulu muncul dari jajaran pimpinan agar menjadi budaya bersama.

“Jangan kita hadir hanya secara fisik saja, tetapi hadirlah secara pikiran, hati, dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Selain pelayanan, Sukardi menyoroti kinerja penelitian dosen. Dari sekitar 1.400 dosen Unram, baru sekitar 800 orang yang memiliki ID Scopus. Mulai 2027, Unram menetapkan penelitian tidak boleh dipimpin ketua yang belum memiliki ID Scopus.

Sukardi juga mendorong peningkatan publikasi, termasuk prosiding, untuk memperkuat capaian akademik Unram.

Menutup amanat, ia mengajak seluruh pegawai mengubah sudut pandang dalam bekerja dengan mengutamakan kontribusi bagi universitas.

“Jangan jadi orang yang hanya hadir di tempat kerja, tetapi jadilah orang yang kehadirannya selalu memberikan arti,” tuturnya. (*)

Atim Laili

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait