Daerah NTBHEADLINE NEWS

Kenari Fashion Street 2023: Diharapkan Jadi Sentral Wastra Tradisional Indonesia

Untuk itu, Gita Ariadi meminta kepada Pj Ketua TP PKK NTB, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB dan berbagai instansi terkait untuk memberikan pelatihan keterampilan yang lebih rinci kepada para pengrajin kain di NTB.

Adapun acara KFS ini diikuti oleh pimpinan OPD lingkup Provinsi NTB dan Kota Mataram beserta pasangan dan jajarannya. Selain itu, turut hadir perwakilan instansi vertikal, BUMD, instansi perbankan, dan organisasi kemasyarakatan, hingga wartawan dan wartawati serta masyarakat luas yang memeriahkan KFS.

IKLAN

Baca Juga : 500 Ekor Sapi dari Australia Batal Didatangkan ke NTB

Acara KFS dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari. Tak hanya acara fashion show, ada bazar UMKM yang menyediakan 50 aneka stand, talkshow, hingga acara live music yang dapat dinikmati gratis masyarakat luas.

Kenari Fashion Street sendiri merupakan ajang promosi kain lokal pada kalangan yang lebih luas, mengingat kain lokal atau tenun masih digunakan oleh kalangan terbatas, seperti pejabat pemerintahan atau kelompok-kelompok tertentu.

“Ini sebagai syiar, kalau NTB memiliki kearifan lokal, yaitu tenun khas Sasambo yang harus dipromosikan di luar daerah bahkan internasional,” tutupnya. (MYM)

Baca Juga : Rocky Gerung Mengaku Ditersangkakan PDIP, Hasto: Sudah Musyawarah, Sudah Selesai!

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button