Pemerintahan
Berita Pemerintahan di NTB oleh NTBSatu
-
Beda Hasil Survei SKI dan e-PPGBM soal Stunting NTB, Intervensi Tepat Sasaran Jadi Kunci
Mataram (NTBSatu) – Hasil survei stunting di NTB oleh dua lembaga menunjukkan hasil yang berbeda. Berdasarkan data survei terakhir, angka…
Read More » -
Hari Terakhir Pendaftaran, Ratusan ASN Berebut Kursi Eselon II Pemprov NTB
Mataram (NTBSatu) – Pendaftaran seleksi terbuka pejabat eselon II lingkup Pemprov NTB memasuki hari terakhir. Penutupan pendaftaran hari ini, Kamis,…
Read More » -
Gubernur Iqbal Putar Otak Tutupi Kekurangan Anggaran untuk Gaji PPPK Paruh Waktu
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, kekurangan anggaran untuk menggaji ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.…
Read More » -
Pemprov NTB Tegaskan MBG Tak Diganti Uang Tunai Rp15 Ribu saat Ramadan
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB membantah, kabar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti uang tunai Rp15 ribu per…
Read More » -
Baznas NTB Buka Rekrutmen Relawan Ramadan 2026, Dapat Uang Saku dan Sertifikat
Mataram (NTBSatu) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), membuka rekrutmen Relawan Ramadan 2026 bagi mahasiswa…
Read More » -
Proyek Lama Belum Beres, NTB Terima Rp160 Miliar DAK 2026
Mataram (NTBSatu) – Kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), sekarang menjadi Dinas Pendidikan,…
Read More » -
Detik-detik Akhir Pendaftaran, Kursi Eselon II Pemprov NTB Diserbu Pelamar
Mataram (NTBSatu) – Pendaftaran seleksi terbuka pejabat eselon II lingkup Pemprov NTB tinggal menghitung hari. Penutupannya pada 19 Februari 2026.…
Read More » -
Kerja Sama BGN dan Bank NTB Syariah Dukung Program MBG
Mataram (NTBSatu) – Badan Gizi Nasional (BGN) dan Bank NTB Syariah, membangun kerja sama dalam mendukung Program Makan Bergizi di…
Read More » -
WN Malaysia Diduga Ditelantarkan di Lombok, Pemprov NTB Beri Klarifikasi
Mataram (NTBSatu) – Seorang warga negara (WN) Malaysia bernama Norida Akmal Ayob diduga ditelantarkan selama 18 tahun di Lombok, NTB.…
Read More »








