Lombok TengahPeristiwa

ITDC Bangun Sade Social Space, Perkuat Mandalika sebagai Destinasi Sport Tourism

Lombok Tengah (NTBSatu)InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat posisi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi sport tourism melalui pembangunan Sade Social Space di kawasan Mandalika.

Fasilitas olahraga yang diresmikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, pada Sabtu, 11 Juli 2026 itu menghadirkan tiga lapangan padel dan satu lapangan basket sebagai ruang olahraga sekaligus ruang publik bagi masyarakat dan wisatawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar mengatakan, fasilitas tersebut hadir untuk melengkapi ekosistem pariwisata Mandalika yang tidak hanya mengandalkan laut, pasir, dan matahari.

IKLAN

“Tidak hanya spot-nya, tidak hanya sea, sand, dan sun saja, tapi kita ingin ekosistem olahraga itu lengkap, sehingga orang datang ke Mandalika tidak hanya MotoGP tapi beyond,” kata Fajar.

Ia menjelaskan, ITDC memilih nama Sade sebagai bentuk penghormatan kepada Dusun Sade yang menjadi salah satu ikon budaya Lombok.

Fasilitas itu mengusung konsep sport, social, dan culture dalam satu kawasan.

IKLAN

Targetkan Jadi Traffic Puller

ITDC menargetkan Sade Social Space menjadi traffic puller baru yang mendorong wisatawan tinggal lebih lama di Mandalika. Selain fasilitas olahraga, kawasan tersebut juga terintegrasi dengan bazar kuliner, festival makanan, serta ruang bagi UMKM dan pelaku seni lokal.

Fajar menjelaskan, pengembangan Mandalika ke depan berfokus pada tiga pilar utama, yakni sport, tourism, dan culture. ITDC juga menyiapkan tambahan lima lapangan padel melalui investasi Lada Padel.

“Sport dikombinasi dengan ekosistem yang lain. Akomodasinya harus siap, sport-nya bertambah, tourism-nya bertambah, kulinernya bertambah, dan UMKM-nya ikut tumbuh,” ujarnya.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat mengapresiasi langkah ITDC mengembangkan sport tourism di Mandalika. Ia menilai fasilitas olahraga harus memberi manfaat jangka panjang dan tidak menjadi aset yang terbengkalai setelah penyelenggaraan event besar.

“Kita sangat apresiasi dan sangat support pengembangan sport tourism ini,” kata Taufik.

Ia juga mengingatkan agar fasilitas olahraga yang sudah terbangun dapat terhubung dengan pembinaan olahraga dan organisasi cabang olahraga sehingga pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menilai perkembangan Mandalika telah memberi dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Ia menyebut sektor pangan, perdagangan, kuliner, hingga UMKM ikut bergerak seiring meningkatnya aktivitas pariwisata.

“Kalau sudah ramai, pasti banyak orang. Kalau banyak orang, pasti mereka berbelanja. Maka sirkulasi ekonomi terus bergerak,” kata Pathul.Pathul berharap sinergi antara Pemkab Lombok Tengah dan ITDC terus menguat sehingga pengembangan Mandalika memberi manfaat yang semakin besar bagi masyarakat, termasuk lewat penataan kawasan kuliner dan penyediaan ruang usaha yang lebih representatif di sekitar kawasan wisata. (*)

Artikel Terkait