Hilang Sejak Magrib, Seorang Nenek di Lombok Tengah Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Lombok Tengah (NTBSatu) – Seorang perempuan lanjut usia, Fatimah (67), warga Desa Pajangan, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sedalam 18 meter, Senin, 29 Juni 2026.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu, 28 Juni 2026, selepas salat Magrib. Keluarga sempat mencari hingga dini hari, namun belum menemukan keberadaannya.
Kepala Desa Pajangan, Samiun mengatakan, keluarga mulai curiga setelah mencium bau tidak sedap dari arah sumur pada Senin pagi. Anak korban bersama Ketua BKD Desa kemudian memeriksa kondisi sumur dan menemukan Fatimah berada di dasar sumur.
“Setelah Magrib korban sudah tidak ada di rumah. Keluarga mencari sampai sekitar pukul 01.00 atau 02.00 dini hari. Pagi harinya muncul bau tidak sedap, lalu kita cek dan ternyata korban ada di dalam sumur,” ujarnya.
Menerima informasi tersebut, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas Mataram, dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan evakuasi.
Koordinator Lapangan Basarnas Mataram, I Kadek Agus Ariawan, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 08.15 Wita dari Damkar terkait kondisi membahayakan manusia, yakni seorang warga terjatuh ke sumur.
Tim Basarnas tiba di lokasi sekitar 45 menit kemudian. Setelah melakukan survei lokasi dan menyiapkan peralatan, delapan personel rescue bersama petugas Damkar mengevakuasi korban dalam waktu sekitar tujuh menit.
Samiun menyebut peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni. Menurutnya, korban masih sempat beraktivitas seperti biasa sebelum menghilang dan tidak menunjukkan gelagat yang mencurigakan.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak nekat turun ke dalam sumur saat terjadi kejadian serupa. Selain memiliki kedalaman mencapai 18 meter, sumur juga berpotensi mengandung gas berbahaya. Saat proses evakuasi, tim SAR menemukan adanya kandungan gas di dalam sumur tersebut. (*)




