Kota MataramPemerintahan

Raih Peringkat 12 Nasional, Pendaftaran Mandiri Perlinsos di Mataram Masih Rendah

Mataram (NTBSatu) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram resmi menutup portal pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahap pertama per Senin, 31 Maret 2026.

Capaian akhir mencatat, 43 persen atau sekitar 63.500 Kepala Keluarga (KK) terdaftar dari total sasaran 147.777 KK.

Kepala Dinsos Kota Mataram, Muzakkir Walad, menyampaikan bahwa angka tersebut belum memenuhi target awal pada kisaran 60 hingga 70 persen.

IKLAN

Meski demikian, Kota Mataram sukses mengamankan peringkat ke-12 dari 42 kabupaten/kota se-Indonesia yang menjadi percontohan pendataan Perlinsos tahap awal.

Muzakkir mengungkapkan, belum maksimalnya raihan target berakar dari tingginya ketergantungan warga terhadap agen atau pendamping pendataan yang mencapai 99 persen. Sebaliknya, partisipasi masyarakat melakukan pendaftaran secara mandiri masih sangat minim.

Kondisi tersebut dipicu belum optimalnya pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta keterbatasan sarana teknis tingkat kelurahan. Layanan IKD secara penuh saat ini baru menjangkau kelurahan kawasan Kecamatan Sandubaya dan Ampenan dari total enam kecamatan se-Kota Mataram.

IKLAN

“Pendaftaran mandiri lewat aplikasi IKD dan portal Perlinsos sebenarnya jauh lebih cepat. Warga bisa mengunggah dokumen hingga mengajukan sanggahan sendiri. Namun, mayoritas warga masih mengandalkan petugas lapangan,” jelas Muzakkir, Rabu, 2 September 2026.

Penentu Kelayakan Bansos 2027

Pendataan Perlinsos memegang peranan vital menentukan calon penerima bantuan sosial (bansos). Warga terdata otomatis masuk prioritas utama penerima bansos periode 2027.

Sebaliknya, penerima bansos aktif yang melewatkan proses pendaftaran ulang berisiko kehilangan hak bantuan. Sistem bakal mengkategorikan mereka sebagai kelompok masyarakat mampu, sehingga terancam tercoret dari daftar penerima. Oleh sebab itu, 43 persen data KK masuk akan menjadi prioritas utama.

Usai penutupan serentak jalur agen maupun mandiri akhir Agustus ini, portal pendaftaran Perlinsos kembali terbuka Oktober 2026 mendatang.

Peluncuran tahap kedua ini bakal memperluas jangkauan ke 251 kabupaten/kota lain se-Indonesia. “Iya, Kami berharap pembukaan tahap berikutnya ini memberi kesempatan tambahan bagi warga Kota Mataram yang belum sempat terdaftar,” pungkas Muzakkir. (*)

Artikel Terkait