Lombok TengahPemerintahan

Baut dan Pelindung Kabel Jembatan Penghubung Desa di Batukliang Utara Raib

Mataram (NTBSatu) – Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Sat Pol PP Lombok Tengah meninjau kondisi jembatan penghubung Desa Lantan dan Desa Karang Sidemen di Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Peninjauan langsung ke lokasi tersebut memperlihatkan kondisi terkini konstruksi jembatan yang kehilangan sejumlah komponen penting. Mulai dari baut penyangga hingga lapisan pembungkus kabel penahan beban.

Salah seorang petugas Sat Pol PP yang turut turun ke lokasi menunjukkan kondisi jembatan yang kehilangan banyak baut. ​”Mohon untuk kita sama-sama jaga ya. Ini kok bautnya hilang dia ini,” ujarnya, mengutip Facebook Juki Kompor pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

IKLAN

​Di bawah terik matahari, petugas Satpol PP berseragam lengkap merekam sendiri kondisi jembatan menggunakan ponselnya sembari menyusuri area fondasi. Petugas memperlihatkan beberapa titik sambungan pelat besi bawah yang bautnya sudah tidak ada.

Area di sekitar tiang fondasi tersebut juga tampak penuh sampah plastik bekas dan bungkus rokok yang berserakan di sela-sela rangka jembatan.

Sembari berjalan menyusuri jembatan beton yang terapit tiang dan kabel baja berwarna merah tersebut, petugas tersebut berdiskusi dengan rombongan Dinas PU yang mengenakan rompi keselamatan dan kemeja putih.

IKLAN

Rombongan mengecek ujung kabel penyangga utama (cable stay) yang terpasang pada pangkal jembatan. ​Petugas Dinas PU menunjukkan lapisan pelindung atau pembungkus kabel baja tersebut telah raib akibat ulah pihak tidak bertanggung jawab.

Tanpa lapisan pelindung, kawat-kawat baja penahan beban jembatan terpapar langsung oleh udara luar sehingga berpotensi mengalami korosi atau berkarat yang dapat melemahkan struktur utama jembatan. ​Petugas Satpol PP mengungkapkan rasa prihatinnya saat melihat kondisi kawat baja yang mulai tampak rapuh dan berkarat.

Ia berkali-kali menyebutkan pembangunan jembatan megah di wilayah tersebut merupakan hal yang jarang terjadi. Sehingga sudah sepantasnya masyarakat merawatnya bersama-sama.

​”Jarang-jarang kita dibangunkan jembatan seperti ini. Ingat saudara, mari kita jaga. Ya Allah, banyak yang hilang baut ini,” ujarnya.

​Imbauan Kesadaran Masyarakat

​Dalam rekaman video tersebut, petugas Satpol PP menegaskan infrastruktur ini terbangun demi kemaslahatan warga Desa Lantan serta Desa Karang Sidemen. Ia mengingatkan warga agar tidak merusak atau mengambil komponen jembatan demi keuntungan pribadi. Apalagi dampak kerusakannya akan merugikan seluruh masyarakat yang melintas.

​Kepala Dinas Dinas PUPR Lombok Tengah, Lalu Rahadian, memastikan akan segera melakukan tindakan perbaikan pada komponen jembatan yang hilang dan rusak. Tujuannya, demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Secepatnya kami akan melakukan perbaikan,” ujarnya kepada NTBSatu pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Sementara itu, petugas Satpol PP terus menyerukan imbauan agar warga sekitar saling menjaga keberadaan jembatan gantung beton tersebut. Hal ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang. (*)

Artikel Terkait