Kota BimaPemerintahan

Lampaui Target Awal, Proyek SPAM Oimbo Capai 25 Persen

Kota Bima (NTBSatu) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima memacu penyelesaian pengerjaan infrastruktur dasar air minum. Progres fisik Proyek Strategis Daerah (PSD), yakni Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Oimbo menunjukkan capaian signifikan serta berjalan melampaui target perencanaan awal.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima, Fachrurazi mengonfirmasi, pengerjaan fisik untuk SPAM Oimbo saat ini sudah menembus angka 25 persen. Tim teknis terus menggenjot penyelesaian struktur utama di lokasi pengerjaan agar seluruh fungsi penampungan air dapat beroperasi sesuai tenggat waktu.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memprioritaskan proyek ini demi menjamin pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat secara berkelanjutan. Guna memastikan transparansi dan kesesuaian hukum di lapangan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima memberikan pendampingan hukum secara langsung selama proses pembangunan berlangsung.

IKLAN

“Fokus pekerjaan SPAM Oimbo saat ini mencakup tahap pembangunan bak reservoir yang capaian fisiknya sudah menyentuh 80 persen. Selain itu, tim di lapangan juga sedang menyelesaikan pemasangan buis beton untuk sumur pompa,” ujar Kabid Cipta Karya saat memberikan konfirmasi, Rabu, 16 September 2026.

Jamin Kualitas Air Minum dari Pencemaran Lingkungan

Pihaknya juga menaruh perhatian besar pada perlindungan area tangkapan air baku. Langkah ini bertujuan untuk menjamin kualitas air minum yang mengalir ke pemukiman warga tetap terjaga dari potensi pencemaran lingkungan.

“Pemasangan bronjong di Sumber Mada Oimbora kini telah rampung sepenuhnya. Kami mempercepat pengerjaan bronjong ini untuk menjaga suplai mata air. Agar tidak terkontaminasi oleh berbagai kegiatan warga di sekitar lokasi,” jelas Fachrurazi.

IKLAN

Ia menambahkan, Dinas PUPR Kota Bima meyakini percepatan pada sektor hulu dan fasilitas penampung akan mendongkrak efisiensi pengerjaan tahap berikutnya. Termasuk pada pengembangan jaringan SPAM Rontu.

“Optimalisasi perlakuan pada sumber air dan percepatan pembangunan infrastruktur penampung seperti reservoir ini kami targetkan dapat segera selesai. Sehingga memberikan dampak nyata bagi percepatan seluruh pengerjaan. Kami berkomitmen menyelesaikan proyek strategis ini tepat waktu. Agar segera menghadirkan layanan air bersih yang andal bagi seluruh warga Kota Bima,” tegas Fachrurazi menutup pernyataannya. (*)

Artikel Terkait