Andalkan Skema KPBU, KSB Targetkan 7.000 Titik PJU Rampung 2028
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Barat merancang skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) penerangan jalan. Pemerintah daerah menargetkan pemasangan 7.000 titik lampu jalan yang belum terjangkau jaringan listrik.
Pemerintah daerah memproyeksikan skema investasi bernilai ratusan miliar rupiah ini mulai terealisasi pada tahun 2028 mendatang. Tim teknis terus mematangkan seluruh kelengkapan dokumen administratif.
Kepala Dinas Perhubungan KSB, Suharno menjelaskan, tahapan persiapan serta pemenuhan syarat investasi memerlukan ketelitian tinggi. Pelaksanaan program pemenuhan lampu jalan belum bisa meluncur pada tahun anggaran 2027.
“Mudah-mudahan tahun 2028 sudah mulai berjalan, sekarang posisi kami masih melengkapi beberapa persyaratan,” ujar Suharno, Minggu, 1 November 2026.
Pemerintah daerah mengoptimalkan pembiayaan mitra swasta guna mempercepat pembangunan sarana penerangan pada kawasan gelap. Namun demikian, pengembalian investasi berjalan melalui skema pembayar bertahap oleh Bappeda KSB.
“Ibaratnya kami meminjam anggaran besar mitra untuk membangun penerangan KSB, nanti Bappeda membayar secara mencicil,” kata Suharno.
Guna menjangkau seluruh ruas jalan desa, Dinas Perhubungan KSB memetakan kebutuhan tambahan hingga menembus 7.000 titik penerangan. Oleh sebab itu, ketersediaan sarana baru melengkapi 7.000 unit lampu standar yang telah terpasang sebelumnya.
“Penambahan titik baru ini memperluas jangkauan penerangan hingga menyasar seluruh jalan desa,” tegas Suharno.
Adopsi Skema Madiun dan Intervensi Area Publik
Selanjutnya, Pemkab KSB mengadopsi keberhasilan Pemerintah Kota Madiun yang lebih dulu mengeksekusi KPBU penerangan jalan. Sebab, hasil studi banding menunjukkan posisi KSB jauh lebih menguntungkan karena sarana yang ada sudah memenuhi standar teknis.
“Madiun harus mengganti banyak lampu bawah standar, sedangkan KSB tinggal menambah titik baru sehingga menekan biaya investasi,” jelas Suharno.
Di samping membenahi ruas daerah, Dishub KSB juga memasang lampu penerangan pada jalan provinsi serta jalan nasional. Langkah ini diambil, guna menjamin kenyamanan warga mengingat pengelola jalan utama tersebut jarang menghadirkan fasilitas penerangan.
Dinas Perhubungan bahkan memenuhi usulan pemasangan lampu penerangan pada kawasan pemakaman umum warga. Sebab, pemerintah daerah berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat hingga ke area fasilitas publik.
“Kami memenuhi usulan penerangan area kuburan agar masyarakat merasa tenang dan nyaman,” tutur Suharno.
Penuntasan 7.000 titik lampu jalan memperkuat estetika kota serta menekan potensi kriminalitas malam hari. Sinergi investasi KPBU mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat yang terang dan aman.
“Skema kerja sama ini menuntaskan seluruh kebutuhan penerangan jalan demi kenyamanan penuh warga KSB,” pungkas Suharno. (*)




