Sumbawa Barat

Proyek Rp14,8 Miliar, Revitalisasi Pasar Tanah Mira Tahap II Tunggu Pemenang Lelang 

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,8 miliar untuk melanjutkan revitalisasi Pasar Tanah Mira Taliwang tahap II.

Selain itu, proyek revitalisasi pasar daerah yang bersumber dari APBD Perubahan 2026 ini sedang memasuki tahapan lelang di Unit Pengadaan Barang/Jasa. 

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) KSB, Suryaman, mengonfirmasi proses pengadaan jasa tersebut tengah berjalan di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Di samping itu, pihak dinas memproyeksikan penetapan pemenang lelang dapat tuntas dalam kurun waktu satu minggu ke depan.

IKLAN

Dinas Koperindag KSB menyiapkan skema penataan komprehensif guna memaksimalkan fungsi seluruh fasilitas pasar. Pihaknya fokus merenovasi ruko pertokoan emas, area parkir, mereposisi gedung kantor, hingga menambah lapak pedagang dan musala.

“Pagu anggaran revitalisasi Pasar Tanah Mira ini kita siapkan Rp14,8 miliar,” ujar Suryaman, kepada NTBSatu, Selasa, 6 Oktober 2026.

Proses lelang pekerjaan fisik tahap II ini telah memasuki masa penyaringan pada hari ke-18. Selanjutnya, pemerintah daerah bersiap melangkah ke tahap penandatanganan kontrak usai pengumuman pemenang lelang resmi terbit.

IKLAN

“Mungkin minggu-minggu ini ada pemenangnya karena lelang masih berproses di ULP,” ujar Suryaman.

Sosialisasi Pedagang dan Penyiapan Skema Relokasi

Oleh sebab itu, Dinas Koperindag KSB menggencarkan pendekatan sosial kepada seluruh pedagang pasar yang terdampak proyek. Hasilnya, para pelaku usaha memahami rencana pengerjaan fisik serta siap mendukung kelancaran pembangunan.

Dinas Koperindag KSB menyiapkan tempat sementara demi menjamin kelangsungan aktivitas perekonomian warga. Pihaknya memastikan proses pemindahan pedagang berjalan aman tanpa mengganggu roda transaksi harian.

“Kita sudah sosialisasi ke pedagang yang terdampak dan menyiapkan skema relokasi sementara,” terang Suryaman.

Sementara itu, proyek tahap II juga mencakup penambahan lapak khusus pedagang sayur dan ikan. Lebih lanjut, penataan lingkungan depan kompleks pasar bakal dilengkapi pembangunan sarana ibadah musala.

Meskipun demikian, dinas terkait terus memantau skema relokasi agar pedagang dapat langsung menempati lapak sementara. Pemerintah daerah optimistis penataan tahap II ini semakin mempercantik estetika serta kenyamanan pasar terbesar di Sumbawa Barat.

“Semua bagian pasar akan kita tata sedemikian rupa sehingga lebih baik lagi,” pungkas Suryaman. (*)

Artikel Terkait