Sumbawa Barat

Program KSB Maju Perumahan Targetkan 750 Rumah Layak Huni Tahun 2026

Sumbawa Barat (NTBSatu) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat mengakselerasi Program “KSB Maju” Perumahan untuk memutus rantai kemiskinan warga. Pemerintah daerah menetapkan target ambisius dengan membangun 750 unit rumah layak huni sepanjang tahun 2026.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menandai keseriusan ini melalui peresmian rumah milik Mesir Suryadi di Desa Seran. Prosesi Ntek Bale (memasuki rumah baru) tersebut berlangsung khidmat dengan penyerahan kunci secara langsung.

Pemkab KSB mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 juta untuk mendirikan setiap unit rumah layak huni. Program ini mengedepankan sinergi yang kuat antara dana daerah dan semangat swadaya dari masyarakat sekitar.

IKLAN

“Kualitas hunian yang kita bangun jauh lebih layak,” ujar Bupati Amar, Jumat, 19 Juni 2026. 

Bupati menegaskan, program perumahan ini melampaui sekadar pembangunan fisik semata karena menjadi investasi kesejahteraan publik. Intervensi sektor perumahan memegang kontribusi yang sangat signifikan dalam upaya menurunkan angka kemiskinan daerah.

Target 750 unit tersebut menggabungkan dana daerah sebesar 250 unit rumah baru dan 100 unit rehabilitasi. Pemerintah pusat turut memperkuat program dengan mengalokasikan bantuan perumahan yang mencapai 400 unit bangunan.

IKLAN

Selain perumahan, Program KSB Maju juga mengintegrasikan pemenuhan hak dasar pada sektor pendidikan dan kesehatan. Warga dapat mengakses bantuan biaya kuliah, beasiswa, hingga layanan Ambulans TRC secara gratis.

“Ini langkah konkret kita memastikan rakyat hidup lebih sejahtera,” tegas Bupati Amar.

Bupati mengapresiasi kerja keras para Agen Gotong Royong (AGR) yang mengawal penyediaan bahan bangunan di lapangan. Dedikasi tinggi para agen memastikan seluruh target pembangunan fisik dapat tercapai dengan baik.

Acara peresmian ini berakhir dengan penyerahan ucapan selamat secara langsung kepada pihak keluarga penerima manfaat. Agenda berjalan lancar dengan mencerminkan semangat gotong royong yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. (*) 

Artikel Terkait