Sumbawa

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan Jaga Pesisir di Pantai Ai Limung

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Komunitas Lingkara menggelar aksi penanaman mangrove di Pantai Ai Limung, Kecamatan Moyo Utara, Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan Forkopimda, TNI, Polri, Brimob Sumbawa, organisasi masyarakat, pelajar, dan warga setempat dalam satu gerakan pelestarian lingkungan. PT Amman Mineral mendukung kegiatan itu sebagai mitra kolaborasi. Melalui aksi tersebut, seluruh pihak memperkuat komitmen menjaga kawasan pesisir sekaligus mendorong terwujudnya program Sumbawa Hijau Lestari.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengatakan, penanaman mangrove menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, seluruh pihak perlu menjaga kawasan pesisir agar tetap menjadi penyangga kehidupan masyarakat pada masa depan. Ia juga mengajak masyarakat terus memperkuat kolaborasi dalam setiap gerakan pelestarian lingkungan.

“Melalui semangat kolaborasi, mari terus memperkuat gerakan pelestarian alam sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari. Semoga setiap mangrove yang ditanam hari ini tumbuh kokoh, menjadi benteng alami pesisir, menjaga keanekaragaman hayati, sekaligus membawa manfaat bagi kehidupan masyarakat di masa depan,” ujar Jarot.

IKLAN

Lingkara Ajak Warga Rawat Mangrove

Sementara itu, Ketua Komunitas Lingkara, Devira Bunga Ayudya, S.I.Kom, menjelaskan kegiatan tersebut melanjutkan aksi penanaman mangrove yang berlangsung pada 28 Juli lalu. Pada dua rangkaian kegiatan itu, Lingkara bersama seluruh mitra menanam sekitar 1.300 bibit mangrove di kawasan Pantai Ai Limung. Ia menilai keberlanjutan menjadi kunci utama dalam menjaga keberhasilan rehabilitasi pesisir.

“Kami berharap penanaman mangrove tidak hanya sampai hari ini saja, tetapi terus berlanjut. Kami juga berharap masyarakat Ai Limung ikut menjaga mangrove yang sudah kami tanam agar manfaatnya benar-benar terasa pada masa depan,” kata Devira.

Selain menanam mangrove, Lingkara juga mengedukasi peserta mengenai pengelolaan sampah plastik. Devira mengingatkan peserta agar tidak membuang polybag bekas bibit ke laut karena sampah plastik dapat mencemari ekosistem pesisir.

“Polybag bekas bibit harus masuk ke tempat sampah khusus plastik, bukan ke laut. Kami ingin penanaman mangrove berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,”ujarnya.

Selanjutnya, Devira menjelaskan alasan Lingkara memilih Pantai Ai Limung sebagai lokasi penanaman. Menurutnya, ombak terus mengikis garis pantai hingga mendekati kawasan permukiman warga. Karena itu, Lingkara ingin memperkuat perlindungan alami pesisir melalui penanaman mangrove agar abrasi tidak terus meluas.

DPRD Dukung Gerakan Sumbawa Hijau Lestari

Di sisi lain, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah, komunitas, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat mampu memperkuat gerakan pelestarian lingkungan di Kabupaten Sumbawa.

“Alhamdulillah, saya senang sekali bisa hadir di sini. Kegiatan ini sangat luar biasa. Saya berharap penanaman mangrove tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus berlanjut sesuai dengan tujuan Pak Bupati mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari,”katanya.

Zulfikar juga mengajak seluruh pihak memperluas gerakan pelestarian lingkungan ke berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, masyarakat perlu menjaga kawasan pesisir melalui penanaman mangrove sekaligus memperkuat penghijauan di kawasan pegunungan dan daerah lain yang membutuhkan rehabilitasi.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus berjalan sehingga Sumbawa semakin baik, bukan hanya di laut, tetapi juga di pegunungan dan kawasan lainnya,” tutupnya.

Artikel Terkait