Tarung Derajat KSB Bidik Empat Medali Emas pada Porprov NTB 2026
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Cabang olahraga (Cabor) Tarung Derajat Kabupaten Sumbawa Barat siap menggebrak panggung Porprov NTB 2026. Skuat tangguh ini membidik target tinggi berupa raihan empat medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Optimisme ini meningkat pesat karena untuk pertama kalinya petarung KSB akan mengikuti seluruh kelas lomba. Langkah bersejarah tersebut melampaui catatan Porprov sebelumnya yang hanya mengikuti 11 nomor perlombaan.
Ketua Harian Pengcab Tarung Derajat KSB, Haslansyah, menegaskan kesiapan total atlet menjelang laga di GOR Turide. Pihaknya mengonfirmasi komposisi penuh berkekuatan 23 atlet terbaik yang siap merebut kemenangan pada ajang tersebut.
“Kami menerjunkan kekuatan penuh untuk 21 kelas pertandingan pada ajang provinsi tahun ini,” ujar Haslansyah, Selasa, 23 Juni 2026.
Tim utuh tersebut membawa 14 petarung bebas dan sembilan atlet gerak putra serta putri. Skuat andalan Bumi Pariri Lema Bariri mengantongi bekal matang lewat program Pemusatan Latihan Daerah.
Latihan Intensif
Para atlet menjalani latihan intensif sejak tahun 2025 lalu di Kota Taliwang. Tim pelatih memilah proses pembinaan ke dalam tiga bidang utama demi mencapai performa puncak.
Pengurus memfokuskan program latihan pada sektor seni gerak, teknik tarung, hingga ketahanan fisik atlet. Mereka melakukan pengawasan ketat secara berkala demi menjaga kebugaran stamina para petarung.
“Tim medis pendamping ikut memantau ketat kondisi kesehatan seluruh atlet sepanjang masa persiapan,” kata Haslansyah.
Kehadiran tenaga medis profesional memastikan kebugaran fisik skuat KSB. Langkah ini juga meminimalisasi risiko cedera otot yang fatal menjelang hari kompetisi mulai.
Target raihan medali kali ini meningkat signifikan ketimbang pencapaian skuat daerah pada edisi Porprov lalu. Saat itu, kontingen Tarung Derajat KSB membawa pulang satu medali emas dan 9 medali perunggu.
Ketua Umum Andi Laweng memimpin langsung rombongan besar berkekuatan 30 personel menuju pusat kompetisi Mataram. Jumlah tersebut mencakup seluruh atlet, tim pelatih, ofisial, bersama jajaran tim medis pendamping.
“Pemerintah Daerah Sumbawa Barat mengalirkan dukungan yang sangat maksimal bagi kemajuan cabang olahraga ini,” ungkapnya.
Namun, pihak pengurus tetap menaruh harapan besar akan kehadiran gedung KONI yang representatif ke depan. Ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai bakal membantu seluruh cabor menjalani program latihan secara fokus.
Sarana mandiri menjadi kunci utama dalam mematangkan potensi atlet lokal menuju level tertinggi. Keberadaan gedung baru juga akan meningkatkan efisiensi pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat KSB demi mendongkrak peringkat daerah,” pungkasnya. (*)




