Lombok Tengah

45 Hektare Kawasan Mandalika Bakal Dihijaukan, Bupati Pathul: Harus Berkelanjutan

Lombok Tengah (NTBSatu) – Upaya menghijaukan kawasan Mandalika, Lombok Tengah, terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyiapkan penghijauan sekitar 45 hektare lahan dalam kawasan tersebut.

Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri mengatakan, penghijauan harus menjadi gerakan bersama dan berlangsung secara berkelanjutan.

“Keberlanjutan ini harus kita jaga bersama. Harus kita jaga bersama dan bukan sampai hari ini saja,” katanya saat menghadiri penanaman pohon di Bukit 360, kawasan Sirkuit Mandalika, Jumat 14 Agustus 2026.

IKLAN

Selain itu, Pemkab Lombok Tengah juga akan mengambil bagian dalam kegiatan penghijauan tersebut. Pemda berencana membawa tambahan bibit untuk memperluas penanaman di kawasan Mandalika. “Kurang lebih sekitar 45 hektare yang harus kita tanam,” ujarnya.

Pathul mengatakan, Pemkab akan menjalankan program penghijauan secara terukur dengan tetap memperhatikan kondisi lahan dan masyarakat sekitar.

Kolaborasi jadi Kunci

Ia menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar penghijauan Mandalika memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

“Kita harus lakukan bersama untuk keberlanjutan negeri ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja mengatakan penanaman pohon di Bukit 360 menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan, khususnya di kawasan Mandalika yang menjadi destinasi wisata internasional.

Kegiatan penanaman pohon juga akan berlangsung secara rutin. Polda NTB menargetkan kegiatan serupa terlaksana dua kali dalam sebulan.

“Insyaallah secara rutin akan kami laksanakan sebulan dua kali,” kata Kalingga.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 2.500 pohon ditanam. Sebelumnya, sekitar 24 ribu pohon telah tertanam di berbagai lokasi.

Kalingga mengatakan, pohon berkayu menjadi prioritas dalam program penghijauan. Beberapa jenis yang tanamannya antara lain pule, beringin, asam, trembesi, dan jati.

Jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki sistem perakaran yang membantu penyerapan air serta menjaga kondisi lingkungan.

Sementara untuk kawasan pesisir, penanaman bakau menjadi pilihan utama.

Mandalika jadi Lokasi Strategis

Kalingga menilai Mandalika menjadi lokasi strategis untuk menggaungkan gerakan penghijauan. Selain sebagai kawasan wisata internasional, Mandalika juga menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP setiap tahun.

Karena itu, ia mengajak masyarakat sekitar ikut menjaga kawasan Mandalika agar tetap hijau dan asri.

Polda NTB juga akan mendorong jajaran Bhabinkamtibmas dan petugas Polmas untuk mengajak masyarakat menanam serta merawat pohon di lingkungan masing-masing.

“Kami juga akan sampaikan kepada 1.166 Bhabinkamtibmas yang ada di setiap desa untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama sadar dan menanam pohon di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Kalingga berharap, gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Perawatan menjadi bagian penting agar pohon yang tersebut dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Ia menyebut penghijauan Mandalika sebagai bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kawasan tersebut sebagai destinasi wisata olahraga dunia.

“Ini merupakan aset nasional dan merupakan tujuan wisata olahraga dunia yang terpusat di Mandalika,” katanya.(*)

Artikel Terkait