Lombok TengahPendidikan

SMKN 1 Jonggat Lompat Raih Akreditasi A, Gandeng Toyota hingga Astra Siapkan Lulusan Siap Kerja

Lombok Tengah (NTBSatu) – SMKN 1 Jonggat Lombok Tengah mencatat lompatan besar dalam dunia pendidikan vokasi. Dalam 10 tahun sejak berdiri, sekolah ini berhasil meningkatkan akreditasi dari C langsung menjadi A pada 2025.

Kepala SMKN 1 Jonggat, Ruju Rahmad mengatakan, capaian tersebut menjadi titik balik untuk memperluas kerja sama dengan berbagai industri.

“Kalau akreditasi masih C, kami cukup sulit menjalin kerja sama dengan perusahaan besar. Kesempatan siswa masuk perguruan tinggi lewat jalur prestasi juga terbatas. Karena itu, sejak 2023 kami fokus membenahi seluruh sistem sekolah,” jelasnya kepada NTBSatu, 31 Juli 2026.

IKLAN

Ruju menjelaskan, sekolah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu berbasis ISO, melengkapi arsip, serta mendokumentasikan seluruh kegiatan sebagai bukti fisik penilaian akreditasi.

“November kami menjalani akreditasi, Desember hasilnya langsung A. Seharusnya bertahap ke B, tetapi kami langsung meloncat ke A,” ujarnya.

Kerja Sama dengan Toyota dan Astra

Akreditasi A membuka peluang kerja sama lebih luas dengan dunia industri melalui program Link and Super Match.

Baru-baru ini, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia menyerahkan bantuan CSR berupa mesin trainer Toyota Innova untuk praktik siswa. Toyota juga memberikan pelatihan budaya kerja industri, termasuk penerapan 5R dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang akan dievaluasi setiap tiga bulan.

Sementara itu, kompetensi Teknik Sepeda Motor telah bekerja sama dengan Astra Honda Motor melalui kelas industri.

Lulusan Banyak Terserap Dunia Kerja

Ruju menjelaskan, lebih dari 30 persen lulusan SMKN 1 Jonggat telah bekerja dalam satu tahun setelah lulus. Sementara lebih dari 20 persen melanjutkan kuliah dan lebih dari 20 persen memilih berwirausaha.

Capaian tersebut melampaui target penyerapan lulusan SMK yang ditetapkan Pemprov NTB.

Dari 137 lulusan tahun lalu, sebagian sudah direkrut perusahaan sebelum menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Lulusan mereka kini bekerja di Astra Honda Motor, Yamaha Motor, hingga perusahaan asal Korea.

Bangun Karakter Siswa

Selain keterampilan, sekolah juga memprioritaskan pembentukan karakter. SMKN 1 Jonggat menggandeng TNI untuk memberikan pembinaan mental kepada siswa secara berkala.

Sekolah juga menjalankan program MENTARI (Mengaji Setiap Hari) setiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Melalui program itu, siswa bergiliran menjadi MC, memimpin doa, membaca Yasin, hingga menyampaikan tausiah untuk melatih kepercayaan diri dan kemampuan public speaking.

Siapkan Riset Berbasis Potensi Lokal

Ke depan, SMKN 1 Jonggat mengembangkan sekolah berbasis riset dengan memanfaatkan potensi lokal. Salah satunya melalui inovasi pengolahan komoditas kacang agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Ruju juga mendorong guru dan siswa mengembangkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) untuk membantu proses produksi.

“Kami ingin riset yang lahir dari sekolah benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan mendukung program Desa Berdaya,” pungkasnya.(*)

Artikel Terkait