AdvertorialPendidikan

Unram Gandeng UPN Veteran Jakarta dan Kazakhstan, Dorong Hilirisasi Susu Kuda Liar Sumbawa

Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) menggandeng Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Kedutaan Besar Republik Kazakhstan, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk memperkuat pendidikan, penelitian, serta hilirisasi potensi unggulan daerah.

Unram dan UPNVJ menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Sidang Rektor Unram, Selasa, 2 Juni 2026.

Kerja sama itu menjadi langkah strategis memperluas kolaborasi internasional. Sekaligus memperkuat pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

IKLAN

Kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat. Serta inovasi pada sektor peternakan, UMKM, pariwisata, dan potensi lokal lainnya.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unram, Dr. Sitti Latifah, S.Hut., M.Sc., mengatakan kolaborasi internasional menjadi salah satu strategi kampus memperluas jejaring akademik. Sekaligus menghasilkan riset yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi Unram, UPNVJ, Pemerintah Kazakhstan, dan Pemprov NTB membuka ruang pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan inovasi di berbagai sektor strategis.

IKLAN

“Kami sangat menghargai kolaborasi ini. Kemitraan ini membuka peluang berbagi pengetahuan, meningkatkan kapasitas. Serta menjalankan program yang memberi manfaat bagi pembangunan nasional maupun internasional,” katanya.

Kerahkan Peneliti dan Ahli Gizi

Sementara itu, Rektor UPN Veteran Jakarta, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., menegaskan kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan PKS.

UPNVJ juga mengerahkan para peneliti dan ahli gizi. Tujuannya, untuk mempercepat hilirisasi berbagai potensi unggulan NTB.

Ia menyebut Pemerintah Kazakhstan menaruh perhatian besar terhadap potensi peternakan kuda di Kabupaten Sumbawa. Termasuk produk turunannya berupa Susu Kuda Liar Sumbawa.

“Sumbawa memiliki reputasi luar biasa. Melalui kolaborasi ini kami ingin mendukung pemerintah daerah melakukan hilirisasi,” jelasnya.

Ia berharap melalui riset dan teknologi yang dikembangkan bersama mampu membawa Susu Kuda Sumbawa menembus pasar internasional. Khususnya Asia Tengah.

Prof. Anter menjelaskan Kazakhstan memiliki pengalaman panjang mengembangkan peternakan kuda dan industri susu kuda. Kesamaan karakter kedua wilayah membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.

Duta Besar Republik Kazakhstan untuk Indonesia, H.E. Serzhan Abdykarimov, menyebut kerja sama tersebut menjadi momentum penting memperkuat hubungan Kazakhstan dan Indonesia melalui diplomasi akademik.

Ia mengatakan kunjungannya ke Unram bukan sekadar agenda diplomatik, melainkan langkah awal membangun jembatan kerja sama antara Karaganda di Kazakhstan dan Provinsi NTB.

“Kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan para peneliti akan memperkuat pengembangan sektor peternakan, UMKM, pariwisata, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset,” katanya

Melalui kerja sama ini, Unram dan UPNVJ berkomitmen memperluas jejaring internasional, mempercepat hilirisasi potensi unggulan NTB, serta membuka akses produk daerah ke pasar global, terutama kawasan Asia Tengah. (*)

Artikel Terkait