Politik

Ahmad Dahlan Nahkodai Hanura NTB, Komitemen Bangkitkan Kejayaan Partai

Mataram (NTBSatu) – Ahmad Dahlan terpilih nahkodai Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) NTB periode 2025-2030. Ia dilantik untuk memimpin partai tersebut bersama jajaran kepengurusannya pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram.

Dalam lima tahun kepemimpinannya ke depan, Dahlan memiliki cita-cita besar membawa Hanura melangkah lebih jauh. Mulai dari peningkatan jumlah suara saat Pemilihan Legislatif (Pileg) hingga perolehan kursi.

“Ini merupakan tonggak awal perjuangan Hanura, untuk kita berikan peningkatan, baik dari sisi perolehan suara di Pileg, maupun peningkatan jumlah kursi dewan di periode mendatang,” kata Dahlan.

IKLAN

Untuk mencapai semua itu, ia rela akan mempertaruhkan karier politiknya demi kebangkitan partai. “Saya akan mempertaruhkan karier politik saya untuk meningkatkan suara dan perolehan suara di Pileg nanti,” tegas dia,

Sebagai informasi, Dahlan mengawali karier politiknya di Partai Hanura sejak 2007. Karena itu, ia merasa memiliki beban yang besar, untuk mengembalikan kejayaan partai yang menjadi kendaraan politiknya selama ini.

Ia pernah dipercaya menjadi Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Hanura. Kemudian Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga saat ini menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura.

Sementara Sekjen DPP Partai Hanura, Benny Ramdhani meminta agar semua kader berjuang bersama, untuk memenangkan partai ini khususnya di Gumi Gora ini.

“Keberhasilan kita dalam demokrasi terbuka ini adalah kita dapat memperjuangkan sebanyak banyaknya kepentingan rakyat. Kader partai Hanura harus mampu bekerja dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam memajukan pembangunan daerah,” ujar Benny.

Benny juga mengingatkan, jabatan yang hari ini didapatkan di partai bukanlah hadiah semata, melainkan amanah besar yang harus dijalankan untuk kemajuan partai.

Gubenur NTB, Lalu Muhamad Iqbal yang hadir dalam pelantikan mengajak, kader Partai Hanura untuk ikut bersama-sama membangun Indoensia melalui daerah.

“Teman-teman ikut membangun Indonesia dari daerah, sama seperti saya. Niat saya pulang bukan untuk berhenti membangun Indonesia, tetapi membangun Indonesia dari NTB kira-kira seperti itu,” kata Iqbal.

Iqbal juga mengingatkan kader Partai Hanura bahwa berpolitik itu bukan sekadar jabatan, melainkan perjuangan dalam memajukan bangsa dan negara. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait