HukrimLombok Barat

Polres Lombok Barat Selidiki Penemuan Tengkorak Wanita di Sekotong

Mataram (NTBSatu) – Warga digegerkan oleh penemuan tengkorak berjenis kelamin perempuan di kawasan hutan Dusun Panggang, Desa Persiapan Blongas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

Aparat kepolisian bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan mendalam, guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

Kasi Humas Polres Lombok Barat, Iptu Amiruddin membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, polisi menerima laporan awal pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 11.00 Wita.

“Benar, kami sudah terima laporan pada hari Selasa kemarin, sekitar pukul 11.00 Wita,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 7 Januari 2026.

IKLAN

Setelah menerima laporan, personel Polsek Sekotong bersama Tim Inafis Polres Lombok Barat segera menuju lokasi penemuan. Polisi langsung melakukan olah TKP awal, pengamanan area, serta pengumpulan barang bukti.

“Anggota langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP di hari itu juga,” jelas Amiruddin.

Dalam proses tersebut, polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang dugaannya mengetahui atau pertama kali menemukan kerangka tersebut. Dua saksi tersebut masing-masing berinisial FJ dan M, warga Dusun Buwun Mas.

Dari hasil sementara olah TKP, petugas menemukan kartu identitas dan berbagai perlengkapan yang dugaannya milik korban.

Berdasarkan identitas tersebut, korban sementara berinisial J (41). Berdasarkan kartu identitas tersebut, korban lahir di Lombok Tengah pada 1984.

Namun, kepolisian menegaskan identitas itu masih bersifat sementara dan pihaknya belum bisa pastikan. “Identitas ini masih berdasarkan hasil olah TKP. Kepastiannya masih menunggu hasil autopsi,” tegas Amiruddin.

Untuk kepentingan penyelidikan lanjutan, kepolisian telah membawa tengkorak korban ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani pemeriksaan forensik dan autopsi.

“Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Kami masih menunggu hasilnya untuk memastikan penyebab kematian dan ada atau tidaknya unsur pidana,” kata Amiruddin.

Polisi menegaskan, hingga saat ini belum dapat disimpulkan apakah penemuan tengkorak tersebut berkaitan dengan tindak pidana atau tidak. Seluruh kemungkinan masih terbuka dan tengah penyidik dalami. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button