Dispopar Sumbawa Targetkan 14 Kapal Pesiar dan 90 Ribu Wisatawan di 2026
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa menyiapkan, target ambisius di sektor pariwisata pada tahun 2026.
Dispopar Sumbawa menargetkan 14 kapal pesiar bersandar di Bumi Sabalong Samalewa dan mengundang sekitar 90.000 wisatawan, untuk menikmati destinasi lokal sepanjang tahun 2026.
Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Muhammad Irfan menjelaskan, angka tersebut bisa bertambah seiring koordinasi intensif dengan agen perjalanan internasional.
Ia menekankan, pentingnya menyiapkan destinasi dan paket wisata agar kunjungan wisatawan berlangsung maksimal.
“Identitas kegiatan sudah lebih terarah. Untuk Januari, kami telah menyiapkan empat program kapal yang akan masuk. Kami terus berkomunikasi dengan agen luar negeri untuk menentukan tanggal pasti dan kapasitas kapal,” ujar Irfan, Rabu, 7 Januari 2026.
Irfan menambahkan, mayoritas wisatawan kapal pesiar berasal dari kelompok lanjut usia (lansia) berusia 60-70 tahun. Karena itu, pihaknya menyiapkan paket wisata jarak pendek dari pelabuhan dengan durasi maksimal 4 jam. Agar wisatawan tetap nyaman sambil menikmati budaya lokal.
“Rata-rata tamu sudah sepuh, mereka tidak bisa menempuh perjalanan darat lebih dari satu jam. Jadi, kami arahkan ke destinasi yang jaraknya tidak lebih dari 30 menit dari pelabuhan. Strategi ini membuat mereka tetap menikmati pengalaman budaya tanpa terburu-buru,” jelas Irfan.
Selain fokus pada kapal pesiar, pihaknya juga menargetkan total kunjungan wisatawan mencapai 90.000 orang sepanjang 2026. Target ini meningkat dari capaian sebelumnya yang berkisar antara 70.000–80.000 kunjungan per tahun.
Irfan merinci, angka tersebut berasal dari tingkat hunian hotel dan kunjungan langsung ke berbagai destinasi wisata di Sumbawa.
“Dengan tren kenaikan sekitar 10.000 wisatawan setiap tahun, kami optimistis target 90.000 bisa tercapai. Operasional penuh program ini kemungkinan akan mulai pada Maret,” katanya.
Ia berharap, masuknya belasan kapal pesiar dan meningkatnya target kunjungan wisatawan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, terutama untuk UMKM dan sektor jasa transportasi di Kabupaten Sumbawa. (*)



