Sumbawa

Ribuan Warga Sumbawa Terdampak Banjir Awal Tahun, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Sumbawa Besar (NTBSatu)Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa mencatat sekitar 8.170 warga terdampak banjir hingga Februari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, M. Nur Hidayat mengatakan, banjir kerusakan sejumlah infrastruktur, fasilitas umum dan rumah warga. Perkiraan kerugiannya mencapai miliaran rupiah.

Ia menyebut, Kecamatan Empang menjadi wilayah paling parah terdampak banjir awal tahun ini. Sebanyak 1.162 kepala keluarga atau sekitar 3.476 jiwa mengalami dampak langsung.

“Kami menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan pokok kepada warga terdampak. Tim kami bersama TNI/Polri juga membersihkan lokasi agar masyarakat bisa kembali beraktivitas,” ujar Nur Hidayat kepada NTBSatu, Minggu, 1 Maret 2026.

Ia menambahkan, banjir kerap terjadi karena berkurangnya tanaman yang bisa menyerap air. Serta, alih fungsi lahan menjadi kebun jagung. Kondisi ini membuat tanah mudah hanyut saat hujan deras dan air langsung mengalir ke sungai.

“Sebagian besar hutan kita sudah ditanami jagung. Petani membersihkan rumput agar jagung tumbuh, sehingga top soil terpapar hujan dan mudah hanyut,” jelasnya.

Nur Hidayat menegaskan Pemkab Sumbawa telah menggagas program ‘Sumbawa Hijau Lestari’ dan membentuk Satgas pengamanan hutan untuk menekan kerusakan lebih lanjut.

“Pak Bupati selalu mengatakan Program ini sangat penting agar banjir tidak semakin parah. Jika tidak dilakukan, risiko bencana tetap tinggi, terutama di wilayah yang hutan alaminya banyak beralih fungsi menjadi kebun jagung,” tegasnya.

Selain itu, curah hujan awal 2026 tercatat tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan sebelum puncak musim penghujan, banjir sudah terjadi di beberapa desa.

“Kecamatan Empang itu menjadi wilayah terdampak paling parah karena banyak hutan sudah berubah fungsi menjadi kebun jagung,” katanya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button