NasionalPemerintahan

AHY Soroti Jalan Lembar–Kayangan, Dukung Jalur Port to Port Jadi Prioritas NTB

Lombok Barat (NTBSatu) – Rencana pembangunan jalan port to port yang menghubungkan Pelabuhan Lembar hingga Pelabuhan Kayangan mulai mendapat perhatian pemerintah pusat.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai, proyek tersebut penting untuk memangkas biaya logistik sekaligus memperkuat konektivitas di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Meski demikian, AHY menegaskan pemerintah pusat masih akan mempelajari usulan tersebut secara lebih rinci. Ia ingin terlebih dahulu mendengar paparan lengkap dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

IKLAN

“Kalau itu nanti saya ingin mendengarkan dulu dari Pak Gubernur. Kemarin beliau baru menyampaikan secara singkat. Saya ingin mendengarkan lebih lengkap lagi soal port to port,” ujar AHY usai menghadiri peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut AHY, pembangunan konektivitas antarpelabuhan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menilai, infrastruktur transportasi yang saling terhubung akan meningkatkan efisiensi distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

“Prinsipnya konektivitas yang terhubung akan meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya logistik dan biaya transportasi sehingga semakin efisien. Saya setuju sekali,” kata Ketua Umum Partai Demokrat tersebut

IKLAN

AHY mengungkapkan, berdasarkan penjelasan awal yang ia terima, ruas jalan sepanjang sekitar 100 kilometer itu masih membutuhkan waktu tempuh lima hingga enam jam. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi persoalan serius karena berdampak langsung terhadap biaya distribusi logistik.

“Kalau panjangnya sekitar 100 kilometer tetapi jarak tempuh lima sampai enam jam, itu terlalu lama. Dengan demikian biaya distribusi dan transportasi logistik pasti semakin tinggi,” ujarnya.

Karena itu, AHY menilai peningkatan konektivitas harus menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di NTB. “Harus dihubungkan dengan baik. Konektivitas yang semakin tangguh dan memadai inilah yang dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, termasuk di NTB,” tegasnya.

Jalan Port to Port Menguat

Pernyataan AHY memperkuat sinyal positif terhadap usulan jalan port to port Lembar – Kayangan yang sebelumnya Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, ajukan kepada pemerintah pusat.

Usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting, Iqbal langsung menggelar pembahasan dengan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Salah satu agenda yang ia dorong ialah percepatan pembangunan jalan port to port sebagai proyek strategis daerah.

Iqbal menilai, proyek tersebut akan memperkuat konektivitas antarpelabuhan, mendukung investasi, serta memperlancar distribusi barang di Pulau Lombok.

Kini, dukungan konseptual dari AHY membuka peluang agar usulan tersebut masuk dalam pembahasan lebih lanjut di tingkat pemerintah pusat. Tantangan berikutnya ialah memastikan rencana tersebut berlanjut menjadi program yang memiliki kepastian pendanaan dan jadwal pelaksanaan, bukan sekadar wacana pembangunan infrastruktur. (*)

Artikel Terkait