Samsat Sumbawa Gelar “Samsat Night Music”, Sasar Wajib Pajak yang Menunggak
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) Sumbawa terus berinovasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, Samsat menghadirkan layanan jemput bola melalui kegiatan Samsat Night Music di wilayah barat Kabupaten Sumbawa.
Kepala UPTD PPRD Wilayah IV Sumbawa-Sumbawa Barat, Syaharuddin, S.Sos., M.Ec.Dev. mengatakan, Samsat menghadirkan layanan tersebut untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama wajib pajak kendaraan bermotor.
“Ini bentuk inovasi kami melakukan pendekatan pelayanan jemput bola kepada wajib pajak kendaraan bermotor. Kita sadar masyarakat terkadang karena kesibukan, lupa, dan sebagainya. Karena itu, kita melakukan pendekatan pelayanan secara langsung,” ujar Syaharuddin, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Syaharuddin, Samsat menghadirkan layanan jemput bola untuk membantu masyarakat yang memiliki kesibukan, lupa membayar pajak, atau memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor Samsat.
Samsat Night Music menyasar masyarakat di wilayah barat, khususnya Kecamatan Alas, Alas Barat, dan Buer. kegiatan tersebut di Taman Kota Eks Terminal Alas pada Sabtu, 19 September 2026.
Sasar Wilayah Barat
Dalam kegiatan tersebut, Samsat menggandeng pemerintah kecamatan dan desa. Samsat bersama pemerintah kecamatan dan desa akan memperluas sosialisasi kepada masyarakat di masing-masing wilayah.
Syaharuddin mengatakan wilayah barat memiliki potensi kendaraan bermotor yang cukup tinggi. Karena itu, Samsat berharap layanan jemput bola dapat menekan jumlah kendaraan yang menunggak pajak sekaligus mencegah masyarakat menambah tunggakan baru.
“Ini upaya untuk menekan masyarakat yang menunggak maupun masyarakat yang akan menunggak,” ucapnya.
Sebelumnya, Samsat mencatat respons positif masyarakat melalui pelayanan jemput bola pada Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas Samsat melayani pembayaran pajak 51 objek kendaraan hanya dalam waktu sekitar 1 jam 15 menit.
Pelayanan tersebut menghasilkan penerimaan sekitar Rp38 juta. Capaian itu kemudian mendorong Samsat kembali menggelar kegiatan serupa pada 19 September 2026.
Kali ini, Samsat menyiapkan waktu pelayanan yang lebih panjang. Samsat juga menggandeng pemerintah desa untuk menyampaikan informasi kegiatan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan tanggal 19 itu jauh lebih besar dari yang pernah kami lakukan pada bulan Agustus. Kalau semua kepala desa ikut menyosialisasikan kegiatan ini dan menyampaikan informasinya kepada masyarakat, insyaallah akan lebih banyak,” harapnya.
Siapkan Souvenir untuk Wajib Pajak
Selain memberikan kemudahan pelayanan, Samsat juga menyiapkan souvenir sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan pembayaran pajak dalam kegiatan tersebut.
Namun, Syaharuddin mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan bagi Samsat dalam menjalankan berbagai inovasi pelayanan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen Samsat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Samsat juga terus berkoordinasi dengan Bappenda Kabupaten Sumbawa untuk mendukung berbagai program pelayanan, termasuk kegiatan jemput bola.
“Dalam keterbatasan anggaran yang ada, kami tetap berusaha maksimal. Mudah-mudahan kegiatan ini mendapat dukungan, karena kami selalu berkoordinasi,” ujarnya.
Syaharuddin menegaskan pelayanan publik harus terus bergerak. Menurutnya, Samsat tidak boleh berhenti menggunakan pola pelayanan yang sama karena masyarakat membutuhkan pelayanan yang mudah dan dekat.
“Kita sebagai pelayanan publik tidak boleh stagnan dalam hal pelayanan. Kita harus terus melakukan upaya dan inovasi,” pungkas Syaharuddin. (*)




