Bupati Lotim Minta Warga Sembalun Tak Jual Lahan ke Investor
Lombok Timur (NTBSatu) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin mengingatkan masyarakat Sembalun agar tidak mudah menjual lahan produktif kepada investor, seiring meningkatnya minat investasi dan perkembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Bupati mengajak masyarakat mempertahankan kepemilikan aset dan tidak menjual lahan kepada investor. Sebagai alternatif, ia mendorong warga menerapkan sistem sewa agar manfaat ekonomi tetap dinikmati dalam jangka panjang.
“Sistem sewa jangka panjang lebih menguntungkan. Investor tetap bisa membangun usaha, sementara kepemilikan lahan tetap berada di tangan masyarakat,” ujarnya saat meresmikan klinik swasta di Sembalun, Senin, 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, melalui skema tersebut investor dapat memperoleh hak kelola dalam jangka waktu tertentu untuk mengembangkan usaha. Skema itu memungkinkan masyarakat tetap menguasai asetnya setelah kontrak berakhir.
Menurut dia, masyarakat Sembalun perlu memahami pentingnya pengelolaan aset. Ia mengingatkan hal itu karena kawasan wisata unggulan Lombok Timur tersebut semakin berkembang dan menarik minat investor.
Ia juga mengajak semua pihak menjaga iklim investasi agar pertumbuhan ekonomi tetap sejalan dengan kepentingan masyarakat lokal.
Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Lombok Timur. Namun, ia meminta masyarakat tetap mempertahankan kepemilikan aset strategis agar tidak kehilangan manfaat ekonomi di masa mendatang. (*)




