Lombok TengahOlahraga

Okupansi Hotel Penuh, Lebih dari 70 Persen Peserta Pocari Sweat Run Berasal dari Luar Lombok

Lombok Tengah (NTBSatu) – Ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 memberi dampak langsung bagi sektor pariwisata di Nusa Tenggara Barat. Lebih dari 70 persen dari total 9.200 peserta berasal dari luar Lombok, mendorong tingkat hunian hotel di kawasan Mandalika hingga mencapai 100 persen.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati mengatakan, hanya sekitar 28 persen peserta berasal dari Lombok. Sementara sisanya datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti Pocari Sweat Run yang berlangsung pada 11-12 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.

“Total hari ini dan besok ada sekitar 9.200 pelari. Hanya 28 persen dari Lombok, artinya lebih dari 70 persen berasal dari luar Lombok. Kami berharap sport tourism ini benar-benar membawa manfaat bagi Lombok,” kata Wina, Sabtu, 11 Juli 2026.

IKLAN

Menurutnya, para peserta tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga berpotensi mengunjungi berbagai destinasi wisata di Pulau Lombok. Kehadiran ribuan pelari tersebut harapannya memberi manfaat bagi pelaku usaha pariwisata, mulai dari hotel, restoran, hingga UMKM.

Okupansi Hotel Capai 100 Persen

Dampak itu mulai terlihat selama penyelenggaraan event. Direktur Operasional ITDC, Troy Reza Warokka menyebut, tingkat okupansi hotel di kawasan Mandalika mencapai 100 persen.

Selain sektor akomodasi, ITDC juga menghadirkan berbagai aktivitas pendukung, seperti Mandalika Street Food Festival di Bazar Mandalika. Kawasan The Mandalika juga kini memiliki tiga lapangan padel dan satu lapangan basket untuk memperkuat ekosistem sport tourism.

IKLAN

“Pergerakan ekonomi cukup signifikan. Akomodasi penuh dan kami terus memperkuat kawasan dengan berbagai fasilitas olahraga agar aktivitas sport tourism semakin terintegrasi,” ujar Troy.

Perkuat Posisi Mandalika Jadi Destinasi Sport Tourism
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal menilai, penyelenggaraan Pocari Sweat Run 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism.

Ia menjelaskan, event olahraga berskala nasional maupun internasional akan melengkapi kalender pariwisata NTB, termasuk MotoGP yang kembali berlangsung pada Oktober mendatang.

Iqbal berharap, Pocari Sweat Run terus berkembang hingga menjadi ajang lari kelas dunia yang mampu menarik lebih banyak peserta mancanegara. Ia juga mengapresiasi keputusan Pocari Sweat yang kembali memilih Mandalika sebagai lokasi penyelenggaraan tahun ini.

“Kita berharap ini menjadi world class marathon sehingga semakin banyak peserta asing datang ke Mandalika. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem sport tourism di NTB,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait