Dinas Perikanan KSB Perketat Validasi Data Pembudidaya Demi Bantuan Tepat Sasaran
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Perikanan Sumbawa Barat menerjunkan tim teknis ke lapangan secara langsung. Saat ini, petugas memeriksa kelayakan fasilitas kolam milik kelompok pembudidaya ikan dari rumah ke rumah.
Langkah taktis ini bertujuan untuk menyukseskan program KSB Maju pada sektor perikanan. Oleh karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh bantuan stimulus berjalan tepat sasaran serta objektif.
Kepala Dinas Perikanan Sumbawa Barat, Agus Purnawan S.Pi., M.M. menegaskan, sistem penyaluran kini berubah. Bahkan, instansinya tidak lagi menggunakan metode bagi rata dalam membagikan bantuan operasional.
“Kami pilih prioritas-prioritas yang memungkinkan untuk mendukung terlaksananya program ini dengan baik dan sukses,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 25 Juni 2026.
Selanjutnya, pihak dinas kini fokus menyaring calon penerima manfaat berdasarkan rekam jejak mereka. Langkah seleksi ini sengaja diperketat guna meminimalisasi potensi bantuan mangkrak atau salah urus.
Dalam hal ini, pemerintah daerah mengutamakan para peternak yang konsisten mengelola usaha mandiri secara aktif. Kriteria tersebut menjadi indikator penting dalam penilaian kelayakan oleh tim verifikasi.
Agus menambahkan, komitmen riil masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program daerah. Oleh sebab itu, petugas lapangan mengukur keseriusan peternak sebelum menyerahkan bantuan sarana produksi.
“Kami ingin melihat kemauannya dulu, baru diukur dari aktivitas,” jelasnya.
Sementara itu, validasi ketat ini menyasar kelompok pembudidaya komoditas unggulan seperti ikan nila di daerah. Dinas Perikanan berharap bantuan tersebut mampu memberikan dampak ekonomi yang berkesinambungan.
Dengan demikian, sistem seleksi berbasis kinerja lapangan ini akan memacu motivasi warga secara luas. Para peternak kini harus lebih produktif dalam mengoptimalkan potensi perikanan lokal yang tersedia.
Selain itu, evaluasi dari program bantuan periode sebelumnya menjadi dasar utama penerapan aturan ketat ini. Dinas Perikanan berkomitmen mengawal transparansi data penerima demi kemajuan sektor maritim daerah.
“Itu memang kita prioritaskan kepada mereka-mereka yang aktif dulu, biar kita melihat sampai sejauh mana tingkat keberhasilannya,” pungkasnya. (*)




