Jelang Pindah Tugas, Kajari Lombok Tengah Paparkan Capaian dan Kenalkan Pejabat Baru
Lombok Tengah (NTBSatu) – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lombok Tengah, Putri Ayu Wulandari, memaparkan capaian kinerja sekaligus memperkenalkan sejumlah pejabat baru di lingkungan Kejari Lombok Tengah, Jumat, 7 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Putri Ayu menyampaikan berbagai inovasi yang berhasil dijalankan selama memimpin Kejari Lombok Tengah. Salah satu program unggulannya ialah Jaksa Masuk Pesantren (JMP) yang menyasar para santri di berbagai pondok pesantren.
Pertahankan Kinerja Terbaik
Putri Ayu mengatakan, Kejari Lombok Tengah meraih predikat terbaik pertama bidang pembinaan se-NTB pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut lahir dari inovasi Jalan Tengah (Jurnal Harian Kejaksaan Negeri Lombok Tengah). Melalui program itu, pimpinan memantau kinerja setiap pegawai setiap hari.
“Melalui Jalan Tengah, saya dapat memantau langsung kinerja seluruh pegawai karena semua aktivitas tercatat dalam jurnal harian,” ujarnya.
Ia berharap Kejari Lombok Tengah mampu mempertahankan capaian tersebut hingga akhir 2026.
Jaksa Masuk Pesantren Jadi Salah Satu Program Andalan
Di bidang intelijen, Kejari Lombok Tengah mengembangkan program Jaksa Masuk Pesantren. Program ini menjadi pengembangan dari Jaksa Masuk Sekolah.
Melalui program tersebut, jaksa memberikan penyuluhan hukum kepada para santri. Materinya meliputi bahaya narkotika, pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, dan pencegahan bullying.
Putri Ayu juga melibatkan jaksa dari Seksi Pidana Umum saat penyuluhan. Mereka memaparkan contoh perkara yang pernah ditangani Kejari Lombok Tengah agar para santri lebih mudah memahami konsekuensi hukum.
Selain itu, Kejari mengajak para santri menyaksikan pemusnahan barang bukti. Langkah ini bertujuan memperlihatkan proses penegakan hukum secara langsung.
Kejari Lombok Tengah juga mengoperasikan Posko Adhyaksa Command Center di kawasan Sirkuit Mandalika. Posko tersebut membantu pemantauan berbagai kegiatan internasional, termasuk aktivitas orang asing.
Selain itu, Kejari menjalankan program Jaksa Sahabat Difabel sebagai bentuk edukasi hukum bagi kelompok rentan.
Perkenalkan Pejabat Baru
Pada kesempatan yang sama, Kejari Lombok Tengah memperkenalkan sejumlah pejabat baru.
Mereka mengisi jabatan Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum), Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen silaturahmi Putri Ayu Wulandari dengan insan pers sebelum mengakhiri masa tugasnya di Lombok Tengah.
Dalam waktu dekat, Putri Ayu akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. (*)




