AdvertorialKota MataramPolitik

Raih Penghargaan Creative Financing, DPRD Kota Mataram Minta Pemkot Tetap On The Track

Mataram (NTBSatu) – Prestasi membanggakan kembali Kota Mataram raih di kancah nasional, melalui penghargaan Terbaik I Kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Atas capaian tersebut, Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Sekaligus menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja di masa depan.

Abdul Malik menilai, penghargaan dari Pemerintah Pusat ini merupakan bukti nyata keberhasilan Pemkot Mataram dalam melakukan inovasi tata kelola keuangan melalui e-budgeting. Namun, ia mengingatkan agar raihan prestasi ini tidak membuat jajaran eksekutif terlena. Melainkan, menjadikannya sebagai pelecut semangat untuk bekerja lebih baik.

IKLAN

“Kami di DPRD tentu sangat mengapresiasi raihan ini. Ini adalah bukti bahwa tata kelola keuangan kita sudah berada di jalur yang benar. Namun, kami minta Pemkot Mataram harus tetap on the track dan tidak boleh berpuas diri,” ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi, Rabu, 20 Mei 2026.

Lebih lanjut, Abdul Malik menegaskan, fungsi pengawasan DPRD ke depan akan semakin diperketat. Fokus utamanya adalah memastikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap terpenuhi. Dengan tetap menjaga efisiensi anggaran yang telah terbukti berhasil menekan potensi kebocoran hingga 12 persen.

“DPRD akan terus mengawal agar inovasi ini memberikan dampak berkelanjutan. Kami menekankan agar target PAD tetap dapat dipenuhi. Dengan cara-cara yang kreatif dan transparan, sesuai dengan semangat penghargaan creative financing ini,” tegasnya.

IKLAN

Soroti Urgensi Penanganan Masalah Sosial

Tidak hanya berhenti pada tata kelola keuangan, Malik juga menaruh harapan besar agar Pemkot Mataram mampu mendominasi kategori penghargaan lainnya di masa mendatang. Ia secara khusus menyoroti urgensi penanganan masalah sosial yang menjadi isu strategis daerah.

“Ke depan, saya berharap Kota Mataram harus terdepan dan mampu memenangkan kategori lainnya. Terutama yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, seperti penanganan stunting dan penurunan tingkat pengangguran terbuka,” tambah Abdul Malik.

Menurutnya, sinkronisasi antara keuangan daerah yang sehat dengan program intervensi sosial yang tepat sasaran akan menjadi kunci keberhasilan Kota Mataram menjadi ibu kota provinsi yang unggul dan berdaya saing tinggi.

“Kita ingin prestasi ini berbanding lurus dengan kualitas hidup masyarakat. DPRD akan terus memberikan dukungan penuh serta pengawasan, agar setiap kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga Kota Mataram,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait

Back to top button