Pendaftaran LPDP Tahap 2 Tahun 2026 Dibuka, Tidak Wajib Sertifikat Bahasa Inggris
Mataram (NTBSatu) – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2, hingga 31 Juli 2026.
Pembukaan kali ini membawa sejumlah perubahan kebijakan strategis yang bertujuan memperluas akses, meningkatkan fleksibilitas persyaratan bagi calon pendaftar dan menyempurnakan daftar perguruan tinggi tujuan.
“LPDP terus menyempurnakan berbagai kebijakan agar seleksi beasiswa semakin adaptif, akses semakin luas, dan kesempatan semakin terbuka bagi lebih banyak putra-putri terbaik bangsa,” tulis pihak LPDP di akun Instagram @lpdp_ri pada Senin, 29 Juni 2026.
Fleksibilitas Syarat Bahasa
Salah satu pembaruan paling signifikan pada seleksi tahap ini adalah pelonggaran persyaratan kemampuan bahasa Inggris. Calon pendaftar yang mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan, tidak perlu lagi melampirkan sertifikat Bahasa Inggris.
Aturan ini berlaku bagi pelamar jalur afirmasi maupun non afirmasi, baik untuk program magister atau doktor di dalam maupun luar negeri.
Sedangkan bagi kelompok nonafirmasi yang belum memiliki LoA unconditional, LPDP kini menambah sertifikat bahasa yang bisa digunakan. Untuk tujuan dalam negeri, pelamar bisa menggunakan Duolingo English Test, TOEFL, serta sertifikat dari Perguruan Tinggi Penyelenggara Tes Kemampuan Bahasa Inggris yang masuk dalam daftar LPDP.
Sementara untuk tujuan luar negeri, pelamar jalur ini dapat memanfaatkan Duolingo English Test sebagai opsi alternatif.
Kemudahan lebih besar untuk kelompok afirmasi yang mencakup masyarakat daerah afirmasi, putra-putri Papua, kelompok prasejahtera, dan penyandang disabilitas.
Pelamar afirmasi untuk program tujuan dalam negeri sama sekali tidak wajib mengunggah sertifikat bahasa Inggris. Sedangkan untuk tujuan luar negeri tanpa LoA, mereka dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris dengan standar skor setara TOEFL ITP 500.
Prioritas Bidang STEM
Pada seleksi kali ini, pemerintah memperluas daftar universitas unggulan, khususnya bagi pelamar yang minat pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Langkah ini berjalan selaras dengan program hilirisasi ekonomi dan digitalisasi nasional.
Ada 14 universitas unggulan tambahan secara khusus untuk program di bidang STEM. Lokasinya mencakup kampus-kampus top dunia seperti Peking University, Yale University, ETH Zurich, hingga Columbia University.
Sedangkan rumpun STEM Industri Strategis mencakup sektor energi, pertahanan, kesehatan, pangan, maritim, material maju, serta fokus khusus pada kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor.
Namun LPDP menegaskan akan tetap membuka ruang yang luas bagi rumpun ilmu sosial, humaniora, seni, pendidikan, dan studi keagamaan (SHARE). Aturan ini terbuka untuk berbagai kelompok pendaftar, mulai dari masyarakat umum, pelaku wirausaha, ASN, hingga anggota TNI/Polri.
Lini Masa dan Integritas
Masa pendaftaran beasiswa berlangsung satu bulan penuh, mulai dari 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Seleksi administrasi berlangsung pada 3 hingga 27 Agustus 2026 dengan pengumuman hasil pada 28 Agustus 2026.
Tahapan berikutnya mencakup seleksi bakat skolastik pada akhir September hingga awal Oktober. Selanjutnya berlanjut pada seleksi substansi yang berakhir pada November. Sedangkan pengumuman hasil seleksi pada 30 November 2026, sehingga penerima beasiswa bisa memulai perkuliahan paling cepat Januari 2027.
Manajemen LPDP mengingatkan calon pelamar bahwa seluruh rangkaian proses seleksi ini tidak memungut biaya apa pun. Selain itu, masyarakat harus menjaga integritas dengan tidak memberikan gratifikasi pada pihak mana pun.(*)




