Nasional

Tim Reformasi Polri Serahkan Laporan ke Prabowo

Jakarta (NTBSatu) – Komisi Percepatan Reformasi Polri mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026. Kedatangannya untuk menyampaikan laporan hasil kerja kepada Presiden Prabowo Subianto.

Anggota Tim Reformasi Polri, Ahmad Dofiri mengatakan, seluruh substansi rekomendasi belum akan dipublikasikan sebelum tim diterima langsung oleh kepala negara.

Dofiri tiba lebih dahulu di Istana sekitar pukul 14.08 WIB. Selang beberapa waktu, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie tiba pada pukul 14.32 WIB.

Tak lama berselang, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan turut hadir. Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra pada pukul 14.39 WIB.

Dofiri menegaskan, laporan tersebut akan disampaikan langsung oleh ketua komisi bersama seluruh anggota tim. “Ya, laporannya kan Pak Ketua tadi, Prof. Jimly beserta anggota komisi yang lainnya,” ujarnya, mengutip CNNIndonesia, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia memastikan, seluruh anggota komisi diundang dalam pertemuan tersebut. Namun, Dofiri enggan mengungkap isi laporan maupun rincian rekomendasi yang dibawa tim.

Menurutnya, hal itu merupakan kesepakatan internal substansi hanya akan diumumkan setelah Presiden menerima pemaparan. “Nanti dong (hasilnya) kalau dilapor Pak Presiden,” kata Dofiri.

Ia juga belum bersedia mengonfirmasi kabar mengenai delapan rekomendasi utama yang sempat disinggung anggota tim lain. Dofiri menegaskan, seluruh substansi akan disampaikan usai pertemuan dengan Presiden rampung.

“Ah, nantilah ya. Nanti kalau terkait dengan substansi apa itu rekomendasinya, nanti setelah kita diterima,” ucapnya.

Meski demikian, Dofiri memastikan, laporan yang dibawa tim telah disusun sesuai mandat Presiden. Ia menyebut, proses penyusunan rekomendasi turut mempertimbangkan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun selama masa kerja komisi.

“Iya dong. Kalau kita kan bekerja sesuai dengan apa yang diamanatkan Presiden dan juga hasil serap aspirasi dari masyarakat,” katanya. (*)

Back to top button