Jangan Lewatkan! Amalan Malam 1 Muharam 1448 Hijriah untuk Raih Pahala Berlimpah
Mataram (NTBSatu) – Umat Islam di Indonesia mulai memasuki tahun baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah pada malam ini, Senin, 15 Juni 2026.
Momen pergantian tahun dalam kalender Islam ini merupakan salah satu waktu mulia. Karena Muharam termasuk dalam salah satu salah satu Asyhurul Hurum atau bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Keutamaan Bulan Muharam
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelaskan, bulan Muharam memiliki kedudukan yang mulia setelah bulan Ramadan. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah menyebut bulan ini sebagai Syarullah (bulan Allah).
Bulan ini merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi diri atas segala perbuatan yang pada tahun sebelumnya, sekaligus menyusun niat baik untuk setahun ke depan.
Pada bulan yang mulia ini, pahala dari segala amal kebajikan akan berlipat ganda. Sebaliknya, Allah memerintahkan umat Muslim tidak berbuat zalim dan maksiat, karena dosanya akan lebih besar.
Amalan Sunnah Bulan Muharam
Berdasarkan panduan ibadah dari para ulama NU, mereka menganjurkan umat Muslim mengerjakan beberapa amalan utama sepanjang bulan Muharam.
1. Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun
Umat Muslim dianjurkan membaca doa akhir tahun sebelum waktu magrib tiba, untuk memohon ampunan atas doa-doa di tahun sebelumnya.
Setelah memasuki waktu magrib, selanjutnya membaca doa awal tahun sebanyak tiga kali dengan harapan mendapat perlindungan dan keberkahan Allah.
2. Melaksanakan Puasa Sunah
Puasa di bulan Muharam merupakan puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan. Dua puasa yang utama yakni Tasu’a pada tanggal 9, dan Asyura pada tanggal 10 Muharram.
Di sisi lain, Puasa Asyura memiliki keutamaan khusus, yakni dapat menghapus dosa-dosa kecil setahun yang lalu.
3. Memperbanyak Sedekah
Bulan Muharam juga terkenal sebagai bulan memberi. Umat Muslim harus lebih banyak sedekah, terutama kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
Dalam tradisi Islam, sangat menganjurkan untuk memberikan santunan dan membahagiakan anak yatim pada hari Asyura (10 Muharam).
4. Meningkatkan Amal Kebaikan Lainnya
Selain puasa dan sedekah, amalan lain seperti memperbanyak membaca Al Quran, berzikir, membaca selawat, dan menyambung tali silaturahmi, merupakan pelengkap ibadah. Hal ini sangat baik untuk mengawali lembaran tahun yang baru.
Dengan memahami keutamaan dan mengamalkan anjuran-anjuran tersebut, umat Muslim bisa memulai tahun baru Muharam dengan kualitas iman lebih baik. (*)




