Kemiskinan Ekstrem di KSB Turun Jadi 0,40 Persen
Sumbawa Barat (NTBSatu) — Persentase penduduk miskin ekstrem di Kabupaten Sumbawa Barat sukses turun drastis menjadi 0,40 persen pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan penurunan signifikan dari tahun sebelumnya yang sempat menyentuh angka 0,92 persen.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menyatakan, capaian ini menjadi modal kuat bagi pemerataan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, hasil tersebut wajib memicu semangat kerja seluruh aparatur daerah.
Melalui keberhasilan tersebut, Sumbawa Barat kini menempati posisi sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di NTB. Selain itu, catatan positif ini menjadi bukti nyata keberhasilan program kolaboratif pemerintah daerah.
Bupati Amar menyampaikan apresiasi ini sebagai hasil membanggakan yang merupakan buah dari kerja keras seluruh instansi terkait secara terintegrasi.
“Hasil ini merupakan bukti nyata bahwa program-program pemerintah memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati Amar, Senin, 22 Juni 2026.
Meski demikian, Bupati Amar dengan tegas mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri dengan hasil saat ini. Ia menilai, kesuksesan tersebut harus menjadi pemantik semangat baru untuk menuntaskan seluruh target pembangunan daerah.
“Masih ada masyarakat kita yang membutuhkan sentuhan pelayanan, perhatian, dan keberpihakan nyata dari pemerintah,” tegas Bupati Amar.
Evaluasi Berkala
Guna menindaklanjuti arahan, Bupati Amar menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah segera mengevaluasi program secara berkala. Langkah strategis ini sangat krusial untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah berjalan secara efektif.
“Evaluasi berkala ini penting untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.
Melalui program unggulan Kartu Sumbawa Barat Maju, pemerintah daerah menjamin seluruh warga mendapatkan akses perlindungan yang layak. Bukan hanya itu, program Sumbawa Barat Maju Luar Biasa turut mengawal keberlangsungan jaminan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi seluruh perangkat daerah akan menjadi kunci utama dalam mempertahankan tren positif penurunan kemiskinan tersebut. Melalui komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat optimistis mampu menghapus angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen. (*)




