PemerintahanSumbawa

Wabup Ansori Tekankan Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mendorong pendidikan karakter dan agama sejak usia dini. Langkah ini penting untuk menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Ansori menyampaikan hal tersebut saat membuka Lomba Anak Saleh se-Kabupaten Sumbawa. Kegiatan berlangsung di halaman PAUD IT Intan Kalanis, Kelurahan Brang Biji, Kamis, 29 Oktober 2026.

Menurutnya, lomba ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Kegiatan tersebut juga membantu anak mengembangkan pengetahuan, kedisiplinan, dan akhlak sejak dini.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PAUD IT Intan Kalanis, para pengasuh, serta seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan positif ini. Kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini,” ujar Ansori.

Ajak Orang Tua dan Sekolah Bentengi Anak

Ansori menilai, perkembangan zaman membawa tantangan tersendiri bagi pendidikan anak. Karena itu, orang tua dan guru perlu mendampingi anak dalam menghadapi berbagai pengaruh lingkungan.

Ia mengingatkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Anak juga membutuhkan pembinaan moral dan agama agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin serta berakhlak baik.

“Kita harus membentengi anak-anak sejak usia dini dari dampak negatif globalisasi dan pengaruh lingkungan luar. Pendidikan karakter dan agama harus berjalan seiring agar mereka memiliki pegangan yang kuat dalam menjalani kehidupan,” katanya.

Selain itu, Ansori mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian lebih terhadap tumbuh kembang anak. Ia berharap kegiatan seperti ini mampu memotivasi anak untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap anak-anak mendapatkan pembelajaran yang maksimal untuk menjadi generasi emas 2045 dan senantiasa berbakti kepada nusa dan bangsa,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kegiatan serupa terus berkembang. Kolaborasi pemerintah, sekolah, dan keluarga menjadi kunci untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (*)

Artikel Terkait