Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan, 300 Kepala Sekolah di Bima Ikuti Pelatihan
Bima (NTBSatu) – Sebanyak 300 kepala sekolah TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Bima mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Kegiatan ini digelar Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima pada 21-22 Oktober 2026.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Pelatihan berlangsung selama dua hari di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bima. Pada hari pertama, sebanyak 150 kepala TK dan SMP mengikuti kegiatan. Selanjutnya, 150 kepala SD mengikuti pelatihan pada hari kedua.
Kepala Dikbudpora Kabupaten Bima, Zunaidin, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan materi. Ia menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting sebagai pemimpin pembelajaran yang menentukan arah perkembangan sekolah.
Zunaidin mengingatkan, jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan. Karena itu, mutasi dan rotasi jabatan tidak boleh mengurangi semangat untuk membangun sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kepala sekolah sebagai pemimpin harus lebih baik daripada guru yang dipimpin,” kata Zunaidin, Rabu, 28 Oktober 2026.
Ia juga meminta kepala sekolah mengutamakan kepentingan bersama daripada ego pribadi. Selain itu, mereka harus mampu menganalisis persoalan, menentukan prioritas, dan merumuskan solusi sesuai kebutuhan sekolah.
Perkuat Kompetensi melalui Beragam Materi
Pihak Dinas menghadirkan sejumlah narasumber untuk memperkaya wawasan peserta. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bima, Hariman, menyampaikan materi Kepemimpinan Reflektif.
Sementara itu, Yulia dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB membahas Analisis Rapor Pendidikan.
Dosen STKIP Taman Siswa Bima sekaligus fasilitator kepemimpinan dalam pendidikan, Rabwan Satriawan, membawakan materi Kerangka Pemikiran Kepemimpinan Sekolah.
“Saya mengisi materi Kerangka Pemikiran Kepemimpinan Sekolah,” ujar Rabwan.
Menurut Rabwan, pelatihan ini penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah. Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bima dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Peserta juga mempelajari budaya sekolah yang aman dan nyaman, strategi Problem Driven Iterative Adaptation (PDIA), serta pemanfaatan sumber daya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. PDIA mengutamakan solusi lokal untuk menyelesaikan persoalan lokal.
Program INOVASI NTB turut mendukung para fasilitator dalam kegiatan tersebut. Melalui pelatihan ini, pihak dinas berharap para kepala sekolah mampu memperkuat kepemimpinan, mengelola persoalan secara efektif, dan meningkatkan kualitas pembelajaran. (*)




